Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor merilis capaian kinerja sepanjang tahun 2025. Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Bogor, Denny Achmad, menyatakan bahwa pihaknya senantiasa mengedepankan penegakan hukum yang humanis dalam setiap operasinya.
Penegakan Hukum Humanis dan Berintegritas
“Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor telah menjalankan tugas dan fungsi dalam penegakan hukum yang humanis dengan orientasi pelayanan berintegritas, profesional, dan mengedepankan hati nurani serta selaras dengan arah kebijakan pembangunan,” ujar Denny Achmad kepada wartawan di kantornya, Rabu (31/12/2025).
Pencapaian Penangkapan DPO
Secara terpisah, Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Kabupaten Bogor, Ahmad Sudarmaji, memaparkan salah satu keberhasilan institusinya dalam menangkap empat dari delapan orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
“Untuk kegiatan DPO, kami mempunyai target 8, yang telah kami lakukan penangkapan 4 orang,” ungkap Ahmad Sudarmaji.
Ia menambahkan bahwa upaya penangkapan terhadap empat DPO yang tersisa terus dilakukan secara intensif, baik melalui pemanfaatan teknologi aplikasi maupun pemantauan langsung di lapangan.
Strategi Pencarian DPO
- Koordinasi dengan Adhyaksa Monitoring Center untuk melacak keberadaan DPO.
- Melakukan pemantauan langsung di lapangan, termasuk menempatkan personel untuk mengabarkan keberadaan target.
“Yang pertama kami juga sudah koordinasi dengan Adhyaksa Monitoring Center terkait keberadaan dari DPO-DPO kami,” jelas Ahmad. “Terus juga kami sudah turun ke lapangan dan ketika kami tinjau ke lapangan bahwa orang tersebut tidak berada di lokasi dan kami sudah menanam beberapa orang untuk memantau dan mengabarkan keberadaan dari orang yang dimaksud.”
Pencarian yang berkelanjutan ini juga mencakup target sasaran yang diketahui berpindah-pindah lokasi. Pemantauan akan terus dilakukan hingga seluruh DPO berhasil diamankan.






