Berita

Kejagung Siap Lelang Mewah: Rolls-Royce, Porsche, hingga Ferrari Milik Harvey Moeis

Advertisement

Jakarta – Kejaksaan Agung Republik Indonesia melalui Badan Pemulihan Aset tengah mempersiapkan lelang aset rampasan dari berbagai kasus, termasuk kendaraan mewah milik terpidana kasus tata kelola timah, Harvey Moeis. Kepala Badan Pemulihan Aset, Kuntadi, secara langsung meninjau kondisi aset sitaan di dua lokasi penyimpanan, yakni Bengkel Auto Vault di Jakarta dan Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kelas I Jakarta Barat dan Tangerang.

Aset Mewah Harvey Moeis Dievaluasi

Dalam kunjungannya, Kuntadi memeriksa lima unit kendaraan mewah yang disita dari Harvey Moeis di Bengkel Auto Vault. Koleksi kendaraan tersebut meliputi Ferrari 360 Challenge Stradale, Ferrari 458 Speciale, Mercedes-Benz SLS AMG, Rolls-Royce, dan Porsche Cayman. Kuntadi menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik aset agar nilainya tetap optimal saat dilelang.

“Aset-aset ini bukan sekadar benda mati, tetapi merupakan potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang harus kita jaga dan kelola. Kita pastikan pemeliharaannya dilakukan oleh pihak yang berkompeten agar nilainya tidak terdepresiasi,” ujar Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, melalui keterangannya, Kamis (8/1/2026).

Koleksi Kendaraan Lain Juga Disita

Selain aset dari Harvey Moeis, Kuntadi juga mengecek barang sitaan dari terdakwa kasus gratifikasi penanganan perkara, Vera Sahirah dkk, di Rupbasan Kelas I Jakarta Barat dan Tangerang. Aset ini mencakup berbagai jenis kendaraan, mulai dari mobil mewah, motor gede, hingga sepeda premium.

Mobil mewah yang disita dari kasus Vera Sahira dkk antara lain Ferrari Spider 458 Italia, Nissan GT-R 3.8, Porsche 992 GT3 RS, Mercedes-Benz G-Wagon, dan Lexus RX 500H F-Sport. Rangkaian kendaraan roda dua meliputi Harley Davidson tipe Fatboy dan tipe Roadglide, Triumph, serta Vespa Limited Edition. Tak ketinggalan, sepeda premium seperti Brompton, S-Works, dan Pinarello juga termasuk dalam daftar sitaan.

Advertisement

Percepatan Lelang dan Optimalisasi PNBP

Kuntadi menginstruksikan jajarannya untuk segera melakukan pemeliharaan rutin terhadap seluruh aset sitaan dan mempercepat proses penilaian harga sebagai langkah awal sebelum lelang. Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan pengembalian kerugian negara melalui mekanisme lelang yang transparan dan akuntabel.

“Langkah percepatan juga harus dilakukan untuk mempersiapkan proses penyelesaian aset yang melalui mekanisme penjualan yang akan diawali dengan penilaian appraisal terhadap aset yang perkaranya telah berkekuatan hukum tetap,” tegas Kuntadi.

Meskipun demikian, Kuntadi belum merinci kapan jadwal pasti lelang aset-aset mewah tersebut akan digelar.

Advertisement