Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit: Polri Siap Prioritaskan Pelayanan BPJS Kesehatan untuk Buruh

Advertisement

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmen Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk memberikan pelayanan optimal bagi para buruh, terutama dalam sektor kesehatan. Polri membuka akses prioritas bagi buruh yang menggunakan layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di fasilitas kesehatan milik Polri.

Akses Prioritas Layanan Kesehatan

Penegasan ini disampaikan Jenderal Sigit saat memberikan sambutan dalam acara tasyakuran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Peringatan Hari Pekerja Indonesia 2026 di Pusdiklat KSPSI, Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Dewan Penasihat KSPSI, Jenderal Sigit secara spesifik menginstruksikan Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana untuk mempermudah akses layanan BPJS Kesehatan bagi para buruh.

“Bagi teman-teman buruh yang butuh layanan BPJS yang mungkin antreannya di tempat lain agak panjang, Polri di semua rumah sakit Polri memberikan akses pelayanan BPJS Kesehatan,” ujar Jenderal Sigit dalam sambutannya pada Sabtu (21/2/2026). Ia menekankan bahwa fasilitas ini dibuka karena Polri menganggap buruh sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kepolisian.

Kapolri kembali meminta Irjen Asep untuk mengawal pelaksanaan pelayanan tersebut. “Silakan, karena rekan-rekan buruh adalah keluarga besar Polri,” tambahnya.

Peningkatan Kompetensi dan Pelatihan Vokasi

Selain aspek kesehatan, Jenderal Sigit juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kompetensi buruh di tengah persaingan global. Ia berharap Pusdiklat KSPSI dapat menjadi pusat pelatihan yang mencetak tenaga kerja sesuai kebutuhan industri.

Kapolri bahkan menawarkan fasilitas Sekolah Polisi Negara (SPN) di berbagai daerah untuk digunakan sebagai tempat pelatihan vokasi bagi serikat pekerja. “Polri juga mempersiapkan kalau memang mau digunakan SPN, kalau itu nanti mau dipakai juga untuk bisa dimanfaatkan sehingga kemudian mungkin menjadi lebih dekat, program-program dari perusahaan yang butuh kemampuan teman-teman buruh seperti apa, di situ bisa transfer knowledge,” ucap Jenderal Sigit.

Advertisement

“Sehingga kemudian rekan-rekan juga siap untuk bersaing dengan buruh di mancanegara. Kita tunjukkan bahwa buruh-buruh Indonesia juga tidak kalah profesional, tidak kalah tangguh dan tidak kalah hebat dengan buruh-buruh di luar,” tambahnya.

Dukungan Perjuangan Hak Buruh

Lebih lanjut, Jenderal Sigit memastikan Polri akan selalu hadir mendukung perjuangan buruh dalam mendapatkan hak-haknya sesuai koridor aturan yang berlaku. “Polri tetap terus akan mengawal apapun aspirasi dari rekan-rekan buruh dalam memperjuangkan haknya, namun tentu melalui koridor aturan yang benar demi menjaga iklim investasi,” imbuhnya.

KSPSI Tegaskan Sikap Kritis Bela Hak Buruh

Presiden KSPSI, Andi Gani Nena Wea, di sisi lain, menegaskan komitmennya untuk terus menjaga soliditas dan solidaritas organisasi dalam memperjuangkan hak-hak buruh Indonesia. “Saya mengucapkan terima kasih atas militansi dan kesetiaan kawan-kawan semua. Kita sudah 53 tahun berdiri, dan harus tetap bersemangat menjaga soliditas serta solidaritas,” kata Andi Gani.

Ia memastikan KSPSI akan tetap mengedepankan sikap kritis namun dialogis terhadap pemerintah. Menurutnya, kedekatan dengan Presiden, Polri, maupun para menteri tidak menghilangkan kewajiban untuk tetap menyuarakan aspirasi pekerja. “Kami akan tetap kritis. Dekat dengan Presiden, dekat dengan Polri, dekat dengan menteri, tetapi kami mengedepankan dialog,” tegasnya.

Advertisement