Berita

Kakorlantas Polri: Operasi Lilin 2025 Berjalan Lancar, Angka Kecelakaan Turun Signifikan

Advertisement

JAKARTA, 5 Januari 2026 – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menyatakan bahwa Operasi Lilin 2025 yang baru saja berakhir telah berjalan dengan sukses dan lancar. Evaluasi yang dilakukan bersama berbagai instansi terkait menunjukkan hasil positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas selama periode Natal dan Tahun Baru.

Evaluasi Menyeluruh Operasi Lilin 2025

Dalam sebuah pertemuan evaluasi yang dihadiri perwakilan Jasa Marga, Jasa Raharja, dan Kementerian Perhubungan di Jasa Marga Tollroad Command Center, Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu (4/1/2026), Irjen Agus Suryonugroho memaparkan temuan penting dari operasi tersebut.

“Kami kolaborasi kembali, melakukan analisa dan evaluasi bagian dan rangkaian operasi lilin atau Natal dan Tahun Baru. Beberapa hal yang perlu kami sampaikan di bidang Kamseltibcarlantas, bahwa situasi Kamseltibcarlantas pada umumnya lancar,” ujar Irjen Agus kepada wartawan.

Arus Lalu Lintas Terkendali Berkat Rekayasa yang Tepat

Menurut Kakorlantas, kunci keberhasilan operasi ini terletak pada kolaborasi yang solid antarlembaga dan penerapan skema manajemen lalu lintas yang efektif. Baik arus lalu lintas di jalan tol maupun jalan arteri dilaporkan terkendali dengan baik.

“Jalan tol terkendali, jalan arteri juga terkendali, jalan-jalan yang menuju tempat-tempat wisata juga terkendali. Skenario daripada rencana manajemen lalu lintas sudah dilaksanakan dengan baik,” jelasnya.

Advertisement

Penurunan Angka Kecelakaan dan Korban Meninggal

Lebih lanjut, Irjen Agus menyoroti penurunan signifikan pada angka kecelakaan lalu lintas dan korban meninggal dunia selama periode Operasi Lilin 2025. Data menunjukkan terjadi penurunan jumlah kecelakaan sebesar 7 persen.

“Peristiwa jumlah kecelakaan itu turun 7 persen. Oleh sebab itu, baik itu jalan tol, arteri, tempat penyeberangan, termasuk tempat-tempat perayaan tahun baru, tempat-tempat ibadah, dan tempat-tempat wisata cukup aman dan terkendali,” terangnya.

Penurunan angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas bahkan mencapai 27,12 persen, menunjukkan efektivitas langkah-langkah preventif dan penegakan hukum yang dilakukan selama operasi.

Advertisement