Berita

Jembatan Gantung di OKU Selatan Putus, 9 Warga Terluka Parah Akibat Beban Berlebih

Advertisement

Sebuah insiden tragis terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, ketika sebuah jembatan gantung yang menghubungkan Desa Anugrah Kemu dan Desa Campang Jaya dilaporkan putus. Peristiwa nahas ini terjadi pada Rabu (28/1/2026) malam, sekitar pukul 22.00 WIB, saat puluhan warga mencoba menyeberanginya.

Puluhan Warga Jatuh, Sembilan Luka Berat

Akibat putusnya jembatan, sejumlah warga dilaporkan jatuh ke bawah. Camat Kisam Ilir, Yuansyah, mengonfirmasi bahwa ada sekitar 50 hingga 100 orang yang berada di jembatan saat kejadian. “Iya, ada jembatan gantung yang putus. Itu karena ada sekitar 50-an orang yang mau menyeberang, jadi jembatan tak kuat menahan beban. Ada yang jatuh dan ada juga yang bergantungan dengan tali. Tapi yang luka berat 9 orang karena terjatuh,” ujar Yuansyah saat dikonfirmasi pada Senin (2/2/2026).

Kejadian ini bermula ketika warga mendapat informasi mengenai salah seorang yang meninggal di lokasi kebun. Masyarakat dan kerabat bergegas menuju lokasi untuk melihat jenazah dan membawanya pulang, sehingga mereka menyeberangi jembatan tanpa mempertimbangkan kapasitasnya.

Advertisement

Jembatan Tua Tak Kuat Menahan Beban

Yuansyah menduga bahwa usia jembatan yang dibangun pada tahun 2008 menjadi faktor utama keruntuhan. Ia memperkirakan, jembatan yang seharusnya hanya mampu menahan beban 1-2 ton, terpaksa menanggung beban hingga 7 ton akibat banyaknya warga yang melintas secara bersamaan. “Iya mungkin karena jembatan itu sudah cukup tua, dibangun 2008 yang lalu, kemudian misal kapasitas 1 ton-2 ton, tapi yang naik 7 ton, ya pasti putus. Apalagi, orang yang lewat situ sekitar 100-an orang bolak-balik,” terangnya.

Akibat insiden tersebut, sembilan orang dilaporkan mengalami luka berat. Satu orang korban dengan luka di kepala terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Dua untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara itu, delapan korban lainnya segera dibawa ke Puskesmas Kisam Ilir.

Advertisement