Jembatan bambu dan kayu yang menjadi akses vital bagi warga serta pelajar di Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Banten, dilaporkan rusak parah setelah diterjang banjir. Jembatan ini menghubungkan Kampung Rancanji di Desa Kramatlaban dengan Kampung Kedung di Desa Bugel, membentang di atas Sungai Cikalumpang.
Akses Krusial Terputus Akibat Luapan Sungai
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang mengonfirmasi bahwa jembatan tersebut merupakan jalur alternatif yang sangat penting. Meskipun akses utama berupa jalan beton telah tersedia, jembatan bambu ini menawarkan rute yang jauh lebih cepat bagi pejalan kaki untuk berpindah antar-desa.
“Jembatan kayu dan bambu ini menjadi jalur alternatif. Sebenarnya akses utama berupa jalan beton sudah tersedia, namun melalui jembatan ini waktu tempuh antar-desa jauh lebih cepat bagi pejalan kaki,” ujar Operator Pusdalops BPBD Kabupaten Serang, Jhony E. Wangga, dalam keterangannya pada Jumat (23/01/2026).
Luapan Sungai Cikalumpang yang terjadi pada 21 Januari 2026 menyebabkan debit air meningkat drastis, menghantam dan merusak struktur jembatan bambu tersebut. Akibatnya, aktivitas warga, termasuk para pelajar, terganggu dan terpaksa mengambil rute memutar yang lebih jauh untuk mencapai tujuan mereka.
Belum Ada Pembangunan Jembatan Darurat
Menanggapi situasi darurat ini, Jhony E. Wangga menyatakan bahwa pembangunan jembatan darurat belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Keputusan ini diambil mengingat kondisi cuaca yang masih ekstrem dan debit air sungai yang terpantau masih tinggi.
“Untuk sementara, kami belum membangun jembatan darurat mengingat situasi cuaca yang masih ekstrem dan debit air sungai yang masih tinggi,” jelasnya.
Koordinasi Penanganan Lanjutan
BPBD Kabupaten Serang telah mengambil langkah koordinasi dengan berbagai instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut. Pihak berwenang, termasuk tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Serang dan Provinsi Banten, serta Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) C3, telah meninjau langsung lokasi kerusakan jembatan.
“Laporan sudah kami teruskan ke BNPB pusat. Kemarin juga sudah ditinjau langsung oleh tim dari Dinas PUPR Kabupaten Serang dan Provinsi Banten serta pihak BBWS C3,” imbuh Jhony.
Penanganan jangka panjang untuk perbaikan atau pembangunan kembali jembatan ini masih menunggu evaluasi lebih lanjut dari instansi terkait.






