Jenazah pilot dan kopilot pesawat Smart Air yang menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, Egon Erwan dan Baskoro, telah berhasil dievakuasi dari Bandara Korowai Batu, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan. Proses evakuasi pagi tadi, Kamis (12/2/2026), membawa kedua jenazah ke Kabupaten Mimika untuk selanjutnya diterbangkan ke Jakarta.
Proses Evakuasi dan Identifikasi
Jenazah kedua korban dievakuasi dari Bandara Korowai Batu sekitar pukul 07.00 WIT dan kini berada di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika. Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, mengonfirmasi bahwa kedua jenazah sedang dalam proses identifikasi dan autopsi di RSUD Mimika. “Pagi ini kedua korban sudah dievakuasi dari Bandara Korowai ke RSUD Mimika. Sekarang jenazah di RSUD Mimika,” ujar Kombes Yusuf Sutejo dilansir detikSulsel.
Setelah proses identifikasi dan autopsi selesai, jenazah akan menjalani pemulasaran sebelum diterbangkan ke Jakarta. Langkah ini diambil untuk memastikan semua prosedur medis dan administrasi terpenuhi sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga.
Pengamanan Ketat di Lokasi
Dalam rangka memastikan keamanan selama proses evakuasi, dua tim khusus dari Operasi Damai Cartenz dikerahkan untuk menjaga perimeter bandara. Tim tersebut juga melakukan penyisiran di area lapangan terbang untuk mengantisipasi pergerakan sisa-sisa kelompok pelaku penyerangan.
“Pengamanan itu untuk memastikan keamanan perimeter dari sisa-sisa kelompok yang melakukan penyerangan yang menimpa kedua korban,” jelas Kombes Yusuf Sutejo. Ia juga menambahkan, “Dedikasi kedua pilot ini dalam melayani rute pedalaman yang sulit adalah bentuk pengabdian nyata.”






