Rute evakuasi jenazah Syafiq Ali (18), pendaki Gunung Slamet yang dilaporkan hilang, mengalami perubahan. Semula, jenazah rencananya akan diturunkan melalui Basecamp Dipajaya, Pemalang, namun kini dialihkan ke Basecamp Gunungmalang, Purbalingga.
Perubahan Jalur Evakuasi
Unit Siaga SAR (USS) Basarnas Pemalang, Handika, menjelaskan bahwa perubahan jalur evakuasi ini diambil atas pertimbangan efisiensi waktu dan jarak. Posisi tim penolong yang lebih dekat dengan jalur Gunungmalang menjadi faktor utama.
“Ya, untuk terkini yang tadinya survivor diturunkan melalui jalur Dipajaya, tapi ada perubahan dari teman-teman yang di atas itu kita alihkan ke jalur Gunungmalang,” ujar Handika, seperti dikutip dari detikJateng, Kamis (15/1/2026).
Ia menambahkan, “Karena gini pertimbangannya, jalur lebih dekat, survivor dan tim penolong ini juga tidak terlalu jauh. Kurang lebih sampai sini tiga jam.”
Proses Identifikasi di Purbalingga
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Syafiq Ali akan segera dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi lebih lanjut. Kapolsek Pulosari, Iptu Bambang, menyatakan bahwa identifikasi akan dilakukan oleh tim dari Polres Purbalingga.
“Nanti dari pos Gunungmalang diidentifikasi Polres Purbalingga. Kemudian akan dibawa ke Rumah Sakit Gutomo Purbalingga. Intinya yang menangani sesuai dengan TKP-nya nanti Purbalingga,” jelas Bambang.






