Berita

Jalur Pantura Kudus-Pati Terendam Banjir, Arus Lalu Lintas Padat Merayap dan Motor Mogok

Advertisement

Jalur jalan raya Pantura yang menghubungkan Kudus dan Pati dilaporkan terendam banjir pada Senin (12/1/2026) pagi. Genangan air ini terjadi akibat meluapnya Sungai Dawe dan Sungai Piji, menyebabkan sejumlah sepeda motor mogok.

Berdasarkan pantauan pada pukul 08.30 WIB, ketinggian banjir bervariasi antara 20 hingga 40 sentimeter. Kondisi ini mengakibatkan arus lalu lintas mengalami kepadatan merayap dari kedua arah, baik dari Kudus menuju Pati maupun sebaliknya.

Kondisi Lalu Lintas dan Kendaraan Mogok

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Kudus, AKP Royke Noldy Darean, mengonfirmasi situasi tersebut. “Terkait situasi arus lalu lintas terkini di jalan raya Kudus-Pati yang kebanjiran pagi ini per pukul 08.30 WIB,” ujar Royke dalam keterangannya, Senin (12/1/2026). Ia menambahkan bahwa tidak sedikit pengendara kendaraan roda dua yang mengalami mogok saat mencoba menerjang genangan banjir.

Penyebab Banjir dan Wilayah Terdampak

Kepala Seksi Kedaruratan pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, Ahmad Munaji, menjelaskan bahwa banjir terjadi karena beberapa sungai di wilayah tersebut meluap. Hal ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur daerah itu selama beberapa hari terakhir.

Advertisement

“Banjir di Kudus karena beberapa sungai meluap seperti Sungai Piji, Dawe, dan Gelis,” jelas Munaji. Ia merinci beberapa kecamatan yang terdampak banjir, antara lain Kecamatan Mejobo, Kudus Kota, Bae, Jekulo, Jati, dan Kaliwungu.

Rincian Desa yang Terendam

Lebih lanjut, Munaji memaparkan rincian desa yang terdampak di masing-masing kecamatan:

  • Kecamatan Mejobo: 9 desa
  • Kecamatan Kudus Kota: 2 desa
  • Kecamatan Jekulo: 1 desa
  • Kecamatan Bae: 1 desa
  • Kecamatan Kaliwungu: 5 desa
  • Kecamatan Jati: 1 desa
Advertisement