Jakarta – Jaksa Agung ST Burhanuddin beserta jajaran tinggi Kejaksaan Agung (Kejagung) menggelar rapat kerja dengan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Agenda utama pertemuan ini adalah mengevaluasi kinerja Kejagung sepanjang tahun 2025 dan merumuskan rencana kerja untuk tahun 2026.
Evaluasi Kinerja dan Rencana Kerja 2026
Wakil Ketua Komisi III DPR, Rano Alfath, menyatakan bahwa rapat ini akan fokus pada evaluasi kerja Kejagung tahun 2025 dan rencana strategis untuk tahun 2026. “Tema rapat kali ini, ini nanti berkaitan tentang evaluasi kerja Kejagung 2025 dan rencana kerja di 2026,” ujar Rano Alfath saat membuka rapat di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
Rapat tersebut dihadiri oleh pejabat tinggi Kejagung, termasuk Jaksa Agung Muda (Jampidsus, Jambin, Jampidum, Jamwas, Jamdatun), serta pejabat badan baru Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer (Jampidmpil). Selain itu, turut hadir pula seluruh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) se-Indonesia. “Ini lengkap, ada Jampidsus, Jambin, Jampidum, Jamwas, Jamdatun, kepada badan baru ini, Jampidmpil ya. Serta para kajati yang hadir seluruh Indonesia. Terima kasih sudah hadir,” tambah Rano Alfath.
Apresiasi Pengawasan DPR
Jaksa Agung ST Burhanuddin menyampaikan apresiasi mendalam kepada Komisi III DPR atas pengawasan yang telah dilakukan. Ia menilai masukan yang diberikan oleh Komisi III DPR sangat berharga dan menjadi sarana perbaikan bagi institusi Kejaksaan.
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada pimpinan dan anggota Komisi III DPR atas kerja sama pengawasan dan masukan yang konstruktif bagi Kejaksaan RI,” ucap ST Burhanuddin.
Dalam kesempatan tersebut, ST Burhanuddin juga memperkenalkan satu per satu jajaran pejabat tinggi Kejagung yang hadir. Ia menekankan bahwa perhatian dan pengawasan dari DPR merupakan wujud nyata dari mekanisme checks and balances dalam sistem pemerintahan.
“Sebelum kami melanjutkan, saya ingin memperkenalkan para jaksa agung muda sudah, dari ujung kajati,” sebutnya. “Perhatian ini merupakan suatu wujud nyata mekanisme checks and balances ,” tambah dia.






