Berita

Indonesia Tegaskan Somaliland Bagian Kedaulatan Somalia, Kecam Pengakuan Israel

Advertisement

Pemerintah Indonesia menegaskan kembali dukungannya terhadap kedaulatan dan kesatuan teritorial Republik Federal Somalia, termasuk Somaliland yang dinyatakan sebagai bagian tak terpisahkan. Sikap ini disampaikan di tengah munculnya pengakuan sepihak Israel terhadap Somaliland sebagai negara merdeka.

Dukungan Kedaulatan Somalia di Forum OKI

Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, menyatakan sikap tegas Indonesia dalam Konferensi Tingkat Menteri Luar Biasa (KTM-LB) Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) ke-22 di Jeddah, Arab Saudi, pada Minggu (11/1/2026). “Indonesia mendukung penuh kedaulatan dan kesatuan teritorial Republik Federal Somalia, dengan Somaliland sebagai bagian yang tidak terpisahkan,” ujar Anis Matta.

Pertemuan tingkat tinggi OKI ini diselenggarakan atas permintaan langsung Presiden Republik Federal Somalia. Agenda utamanya adalah menanggapi dan menyikapi pengakuan Israel atas Somaliland sebagai negara berdaulat.

Indonesia Kecam Pengakuan Israel

Dalam forum tersebut, Anis Matta juga menyampaikan penolakan keras pemerintah Indonesia terhadap pengakuan Israel atas Somaliland. Indonesia mengecam langkah tersebut karena dinilai berpotensi memicu destabilisasi di kawasan Afrika Timur. Selain itu, pengakuan sepihak ini dianggap melanggar prinsip-prinsip hukum internasional dan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Advertisement

Pemerintah Indonesia mendorong agar persoalan Somaliland dapat diselesaikan secara damai dan internal oleh pihak-pihak terkait di Somalia. Lebih lanjut, Indonesia mendesak agar OKI dapat mengaktifkan kembali OIC Contact Group tentang Somalia. Kelompok ini diharapkan dapat diberdayakan untuk menjaga integritas teritorial Somalia serta menjamin keamanan di kawasan.

Dukungan Internasional yang Luas

Sebelumnya, Indonesia telah turut serta dalam Joint Statement yang diprakarsai oleh Mesir dan mendapatkan dukungan dari 22 negara anggota OKI serta Sekretariat OKI dan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC). Pernyataan bersama tersebut menegaskan penolakan terhadap pengakuan Israel, dukungan penuh kepada Somalia, serta penghormatan terhadap kedaulatan dan kesatuan negara tersebut.

Konferensi Tingkat Menteri Luar Biasa OKI ke-22 dihadiri oleh total 39 negara anggota, dengan 11 negara di antaranya diwakili pada level menteri luar negeri. Pertemuan ini berhasil mengadopsi dua resolusi penting, salah satunya secara tegas menolak pengakuan Israel atas Somaliland dan menyatakan dukungan OKI untuk mengatasi implikasi dari keputusan tersebut.

Advertisement