Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengumumkan bahwa Indonesia telah resmi menjadi salah satu negara pendiri atau founding members Dewan Perdamaian (Board of Peace) yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Penandatanganan Piagam Dewan Perdamaian dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto di Davos, Swiss.
Indonesia Satu-satunya Perwakilan Asia Tenggara
Sugiono menjelaskan bahwa Dewan Perdamaian ini beranggotakan 20 negara pendiri. Indonesia menjadi satu-satunya negara dari Asia Tenggara yang hadir dan menandatangani piagam tersebut. “Jadi kita itu sebagai founding members, yang kemarin 20 tanda tangan itu founding members,” ujar Sugiono di Bad Ragas, Swiss, pada Jumat (23/1/2026), seperti dikutip dari YouTube Setpres RI.
Ia menambahkan, Donald Trump mengundang sekitar 60 negara untuk bergabung dalam badan yang dibentuknya tersebut. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 20 negara yang menyatakan kesediaan bergabung sejak awal pendirian. “Dari informasi yang saya dapat ada 60 undangan yang disampaikan oleh Presiden Trump tapi tidak diberi detail siapa-siapa saja dan dari 60 tersebut yang 20 (negara) kemarin yang sebagai early responder yang dianggap sebagai founding members,” jelas Sugiono.
Prabowo Teken Piagam Dewan Perdamaian di Davos
Presiden Prabowo Subianto turut hadir dalam acara perkenalan anggota Board of Peace atau Dewan Perdamaian di Gaza yang dibentuk oleh Donald Trump. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menandatangani Piagam Dewan Perdamaian. Acara perkenalan Dewan Perdamaian ini berlangsung dalam pertemuan tahunan di Davos, Swiss, pada Kamis (22/1/2026) dan dipimpin langsung oleh Donald Trump.
Prabowo menjadi salah satu kepala negara atau kepala pemerintahan yang hadir secara langsung. Dalam sambutannya, Trump menekankan bahwa pembentukan Board of Peace melibatkan banyak negara dan terbuka untuk kerja sama dengan berbagai organisasi internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Trump juga menyapa setiap kepala negara dan pemerintah yang hadir.
“Sebagai presiden, saya mengakhiri 8 perang itu dalam 9 bulan. Termasuk Kamboja dan Tailan,” ujar Trump dalam pidatonya.
Setelah sesi sambutan, para kepala negara dan pemerintah yang hadir kemudian dipanggil untuk menandatangani Piagam Dewan Perdamaian. Presiden Prabowo Subianto duduk di sisi kiri Donald Trump untuk menandatangani piagam tersebut.






