Berita

Guru SD di Sebatik Diduga Dikucilkan Rekan Kerja, Tunjangan Sertifikasi Setahun Tak Cair

Advertisement

Nunukan – Seorang guru agama di SDN 001 Sebatik Tengah, Halimah, diduga mengalami perlakuan tidak menyenangkan dari rekan kerjanya hingga tunjangan sertifikasinya selama satu tahun tidak cair. Dugaan pengucilan ini berawal saat Halimah ditempatkan di sekolah tersebut oleh dinas terkait, yang disebut sempat mendapat penolakan dari pihak sekolah.

Nur Sakinah, anak dari Halimah, mengungkapkan bahwa ibunya tidak diberikan tanda tangan oleh kepala sekolah untuk pemberkasan administrasi yang diperlukan. “Ibu saya ini tidak diberikan tanda tangan oleh kepala sekolah untuk semua pemberkasan administrasi yang diperlukan. Padahal status ibu saya PNS. Akibatnya, sertifikasi ibu saya selama satu tahun tidak cair,” kata Sakinah, mengutip laporan detikKalimantan, Sabtu (7/2/2026).

Dinas Pendidikan Turun Tangan

Menanggapi isu ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara), menyatakan telah mendengar informasi mengenai konflik di SDN 001 Sebatik Tengah, termasuk dugaan percobaan kekerasan.

Advertisement

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan, Akhmad, menjelaskan bahwa pihaknya masih dalam tahap pengumpulan informasi valid di lapangan. “Kita secara objektif belum melihat langsung, sementara masih mencari informasi valid di lapangan. Memang kelihatannya ada miss antara guru dan kepala sekolah, entah masalah pribadi atau apa kita belum tahu persis,” ujar Akhmad.

Akhmad menegaskan bahwa pihaknya akan bersikap tegas jika terbukti ada pelanggaran aturan kepegawaian. “Intinya kita cari kebenarannya. Siapapun yang salah tetap kita berikan sanksi, kuncinya di situ,” tegasnya, seraya menambahkan bahwa pendalaman fakta sedang dilakukan sebelum keputusan diambil.

Advertisement