Kebakaran melanda gudang logistik di sebuah pesantren yang berlokasi di Jalan Mayjen HR Edi Sukma, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Peristiwa yang terjadi pada Minggu (18/1/2026) ini diduga dipicu oleh korsleting listrik.
Kronologi Kejadian
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, menjelaskan bahwa objek yang terbakar adalah gudang logistik di area pesantren. Api pertama kali diketahui oleh petugas yang hendak memeriksa ruangan gudang sekitar pukul 12.45 WIB.
“Penjaga gudang ruangan mau cek ruangan mendapati gagang pintunya sudah panas, setelah dibuka terdapat api yang sudah membesar di dalam ruangan,” ujar Yudi dalam keterangan tertulisnya.
Melihat api yang membesar, penjaga gudang segera memanggil santri lain dan guru untuk membantu memadamkan api. Namun, karena api terlalu besar, pihak pesantren akhirnya menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Sektor Ciawi.
Upaya Pemadaman dan Penyebab
Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi dan berhasil memadamkan api dalam waktu kurang lebih 50 menit. Dibantu oleh para santri, petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan kobaran api.
Yudi Santosa mengungkapkan dugaan penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. “Penyebab kebakaran korsleting listrik. Ada santri yang sedang membuat project lampu lomba cerdas cermat, ditinggal semalaman dalam keadaan hidup stop kontak,” jelasnya.
Kerugian dan Korban
Dalam peristiwa ini, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp 200 juta.






