Berita

Gempa M 6,2 Guncang Pacitan, 34 Kali Gempa Susulan Terjadi Hingga Malam

Advertisement

Gempa bumi bermagnitudo 6,2 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (06/02/2026) dini hari. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sedikitnya 34 gempa susulan terjadi hingga Jumat malam.

Gempa Susulan Terus Terjadi

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menyatakan bahwa hingga pukul 20.00 WIB, tercatat 34 gempa susulan dengan magnitudo terbesar M4,2 dan terkecil M2,1. “Hingga pukul 20.00 WIB tercatat sebanyak 34 gempa susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M4,2 dan terkecil M2,1,” ujar Daryono kepada wartawan, Jumat (6/2/2026).

Gempa utama terjadi pada pukul 01.06 WIB dini hari tadi dengan parameter pembaruan magnitudo menjadi 6,2. Pusat gempa berada di laut pada koordinat 8,98° Lintang Selatan (LS) dan 111,18° Bujur Timur (BT), berjarak 89 km arah tenggara Kota Pacitan, Jawa Timur, dengan kedalaman 58 km.

Daryono menambahkan bahwa intensitas gempa susulan cenderung melemah. Gempa susulan terakhir tercatat pada pukul 19.48 WIB dengan magnitudo 2,3.

Advertisement

Data Gempa Susulan di Pacitan:

  • Gempa Mag:2.2, 06-Feb-2026 09:17:59WIB, Lok:8.52LS, 110.73BT (56 km BaratDaya PACITAN-JATIM), Kedalaman:31 Km
  • Gempa Mag:2.5, 06-Feb-2026 10:26:01WIB, Lok:8.90LS, 111.18BT (80 km Tenggara PACITAN-JATIM), Kedalaman:17 Km
  • Gempa Mag:2.3, 06-Feb-2026 18:19:07WIB, Lok:8.89LS, 111.18BT (79 km Tenggara PACITAN-JATIM), Kedalaman:29 Km
  • Gempa Mag:2.3, 06-Feb-2024 19:48:56WIB, Lok:8.52LS, 111.41BT (50 km Tenggara PACITAN-JATIM), Kedalaman:51 Km

Kerusakan Bangunan dan Korban Luka

BMKG mengklasifikasikan gempa ini sebagai gempa dangkal. Data sementara menunjukkan sebanyak 22 bangunan dilaporkan mengalami kerusakan. Rinciannya, 2 rumah di Kota Yogyakarta dan 20 bangunan lainnya di Kabupaten Bantul rusak.

“Kota Yogyakarta 2 rumah. Kabupaten Bantul 10 rumah, 2 tempat ibadah, 5 fasilitas pemerintah, 2 fasilitas pendidikan, 1 fasilitas kesehatan,” jelas Daryono merinci kerusakan di Bantul.

Selain kerusakan fisik, data dari Pusdalops BPBD Provinsi DIY juga mencatat adanya korban luka-luka. “47 orang luka-luka,” kata Daryono.

Advertisement