Berita

Film ‘Extraction: Tygo’ Lisa BLACKPINK Syuting di Sejumlah Lokasi Indonesia, Termasuk Bekasi dan Depok

Advertisement

Film Korea Selatan yang dibintangi oleh aktor Ma Dong-seok bersama Lisa ‘BLACKPINK’ melakukan syuting di sejumlah wilayah Indonesia, mencakup Bandung Barat, Jakarta, Depok, Tangerang, hingga Bekasi.

Syuting ‘Extraction: Tygo’ di Indonesia

Film berjudul ‘Extraction: Tygo’ ini telah memulai periode syutingnya sejak 8 Desember 2025 dan mendapatkan izin langsung dari Mabes Polri. Lokasi syuting tersebar di kawasan Jadetabek serta Bandung Barat.

Bandung Barat Jadi Lokasi Syuting Alam

Di Bandung Barat, salah satu objek wisata alam di kawasan Karst Citatah, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), dipilih menjadi lokasi syuting. Terlihat puluhan mobil minibus yang membawa kru dan para pemeran film terparkir di area tersebut, dengan penanda arah dalam bahasa Inggris dan Korea.

Pengelola objek wisata, Ikbal Kamal Pasya, membenarkan adanya syuting film tersebut. “Iya betul, untuk tempat kita ini dijadikan sebagai lokasi syuting film (Tygo). Tapi kalau soal apakah Lisa, kemudian pemeran utama lainnya ada di sini, saya sendiri kurang begitu tahu ya,” ujarnya.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) KBB telah menerima surat pemberitahuan resmi dari pihak penyelenggara syuting. “Betul kita sudah terima surat pemberitahuan dan permohonan dukungan syuting di kawasan Citatah, Bandung Barat,” kata Kepala Bidang Pariwisata pada Disparbud KBB, David Oot.

Tangerang Berlakukan Pengalihan Arus

Kota Tangerang juga menjadi salah satu lokasi syuting. Polisi memberlakukan pengalihan lalu lintas dan penutupan sementara Jalan KS Tubun Karawaci pada 28-31 Januari 2026 untuk mendukung kelancaran produksi film.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Achmad Suhaely, menjelaskan kebijakan ini merupakan tindak lanjut perizinan penggunaan ruang jalan dari pemerintah pusat. “Kami sudah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan nyaman. Petugas Dishub dan kepolisian disiagakan untuk membantu pengaturan dan pengalihan arus,” ungkapnya.

Kota Tua Jakarta Menjadi Latar Syuting

Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, juga dimanfaatkan sebagai lokasi syuting. Kanit Lantas Tamansari Polres Metro Jakarta Barat, AKP Teguh A, mengonfirmasi kegiatan syuting di gedung Jasindo kawasan Kota Tua pada 28 Januari 2026.

Advertisement

“Betul, kemarin tanggal 28 Januari 2026 ada kegiatan syuting dari Korea, tepatnya di gedung Jasindo kawasan Kota Tua (samping kiri Cafe Batavia) Jakarta Barat,” kata AKP Teguh A.

Sempat dilakukan pengalihan arus di Jalan Kunir, namun kini ruas jalan tersebut sudah dinormalkan kembali. “Kegiatan shooting tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemprov DKI,” imbuhnya.

Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Cengkeh

Rencananya, syuting akan dilanjutkan di Jalan Cengkeh, Jakarta Barat, pada 1-7 Februari 2026, yang akan melibatkan rekayasa lalu lintas.

Teguh merinci skema rekayasa lalu lintas tersebut, termasuk pengalihan arus dari arah Cengkeh sisi utara ke Jalan Nelayan dan penutupan total di Jalan Cengkeh 2. Pengendara diimbau menghindari kawasan Kota Tua dan mencari jalur alternatif.

Syuting Meluas ke Cikini, Bekasi, dan Depok

Selain di Jakarta Barat, syuting film ini juga akan berlangsung di Cikini, Jakarta Pusat, serta di Depok dan Bekasi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyatakan proses syuting berlangsung dari 8 Desember 2025 hingga 30 Maret 2026. Lokasi syuting yang disebutkan meliputi Kota Tua, Kastil Batavia, Gedung CTC, Jembatan Baru, Muara Baru, Cikini Hospital, Bekasi, dan Kota Depok.

Budi mengonfirmasi bahwa izin syuting dikeluarkan langsung oleh Mabes Polri karena melibatkan warga negara asing dan melintasi wilayah hukum lebih dari satu polda. “Perizinan dari Mabes Polri karena melibatkan WNA (warga negara asing) dan dua provinsi wilayah hukum Polda Metro Jaya dan Polda Jabar,” jelasnya.

Advertisement