Berita

Farhan Gunawan, Kopilot ATR 42-500 yang Jatuh di Pangkep, Alumni SMA Athirah Makassar

Advertisement

Pangkep, Sulawesi Selatan – Sosok Farhan Gunawan, seorang first officer (FO) atau kopilot pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta-Makassar, menjadi sorotan pasca insiden pesawat yang diduga menabrak lereng gunung dan jatuh di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Farhan, yang memulai karier profesionalnya sebagai kopilot pada Desember 2023, merupakan alumni SMA Athirah 1 Makassar.

Profil Farhan Gunawan

Berdasarkan data manifes yang dilaporkan Basarnas Makassar, pesawat nahas tersebut membawa total 7 kru dan 3 penumpang. Farhan Gunawan tercatat sebagai second in command (SIC) atau pilot junior dalam penerbangan tersebut. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Athirah Makassar, Farhan melanjutkan pendidikannya di dunia aviasi.

Ia menempuh pendidikan Private Pilot License (PPL) di Deraya Flying School pada periode Juli 2018 hingga Mei 2019. Selanjutnya, Farhan mengikuti pendidikan Commercial Pilot License (CPL) yang dilengkapi dengan Instrument Rating (IR) dan Multi Engine Rating (MER) di Indonesia Civil Pilot Academy dari Desember 2019 hingga Oktober 2020. Bekal lisensi ini menjadikannya pilot profesional yang berhak menerbangkan pesawat secara komersial.

Advertisement

Untuk lebih memperkuat kompetensinya, Farhan juga mengikuti ATPL Ground School di Bali International Flight Academy pada Januari hingga Maret 2021. Pendidikan ini dipersiapkan untuk menunjang kariernya di dunia penerbangan maskapai.

Kronologi Hilang Kontak dan Jatuh

Pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (17/1) siang saat hendak mendarat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengonfirmasi bahwa pesawat tersebut menabrak lereng Gunung Bulusaraung setelah dinyatakan hilang kontak.

Advertisement