Berita

Fadli Zon Dukung Penuh Rencana Peringatan 100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi

Advertisement

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh rencana peringatan 100 tahun Jam Gadang yang berlokasi di Bukittinggi. Menurutnya, perayaan ini sejalan dengan upaya pemajuan kebudayaan dan penguatan sejarah nasional Indonesia.

Dukungan Penuh untuk Pelestarian Sejarah

“Kami mendukung rencana peringatan 100 tahun Jam Gadang, apalagi dikaitkan dengan berbagai kegiatan kebudayaan yang juga penting di dalam pemajuan kebudayaan kita,” ujar Fadli dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (14/2/2026). Pernyataan ini disampaikan saat ia menerima audiensi dari Wali Kota Bukittinggi beserta jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, beberapa waktu lalu. Pertemuan tersebut secara spesifik membahas rencana kegiatan pemajuan kebudayaan dalam rangka peringatan satu abad Jam Gadang, serta upaya penguatan posisi Bukittinggi sebagai kota bersejarah dan kota perjuangan bangsa.

Fadli juga mendorong Pemerintah Kota Bukittinggi untuk membangun kolaborasi yang lebih luas. Ia menyarankan adanya kerja sama dengan pihak swasta, filantropis, serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang mewakili daerah pemilihan Sumatera Barat. Tujuannya adalah untuk memperkuat realisasi berbagai kegiatan yang akan diselenggarakan dalam rangka peringatan Satu Abad Jam Gadang.

“Dengan pembagian peran pada setiap kegiatan, dukungan akan lebih mudah dihimpun dan pelaksanaan peringatan satu abad Jam Gadang dapat berjalan lebih optimal,” tambahnya.

Jam Gadang, Simbol Sejarah dan Arsitektur Unggul

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Muhammad Ramlan Nurmatias, menjelaskan bahwa Jam Gadang, yang merupakan ikon utama Kota Bukittinggi, akan genap berusia satu abad pada bulan Juni 2026. Momentum bersejarah ini akan diperingati melalui serangkaian kegiatan yang mencakup aspek kebudayaan, edukatif, kultural, dan seni. Rencananya, akan ada seminar nasional dan internasional yang hasilnya akan dibukukan sebagai referensi dan pengembangan pengetahuan mengenai Jam Gadang di masa mendatang.

“Jam Gadang merupakan simbol sejarah, hingga kini Jam Gadang tetap berdiri kokoh tanpa mengalami pergeseran. Ini menjadi bukti nilai arsitektur dan keteknikan yang sangat tinggi,” ucap Ramlan.

Advertisement

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Bukittinggi telah resmi meluncurkan logo Satu Abad Jam Gadang. Saat ini, pihaknya tengah giat menyiapkan rangkaian kegiatan lintas disiplin yang akan melibatkan berbagai elemen, termasuk para ilmuwan, budayawan, seniman, arsitek, serta insinyur sipil. Selain itu, Pemerintah Kota Bukittinggi juga berencana menjalin komunikasi dengan Duta Besar Belanda dan Jerman untuk Indonesia. Rencana ini bertujuan untuk mengundang perwakilan dari kedua negara tersebut sebagai pembicara dalam seminar, mengingat Jam Gadang dibangun pada masa kolonial dan menggunakan mesin jam buatan Jerman yang hingga kini masih berfungsi dengan baik.

Bukittinggi, Kota Perjuangan yang Tak Terpisahkan dari Sejarah Bangsa

Wali Kota Bukittinggi juga menyampaikan rencana ambisius untuk menjadikan Bukittinggi sebagai kota perjuangan. Hal ini mengingat peran krusial kota tersebut dalam sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Ia menjelaskan bahwa Bukittinggi pernah menjadi pusat pemerintahan pada berbagai periode penting dalam sejarah, termasuk sebagai ibu kota Provinsi Sumatra, Sumatra Tengah, Sumatra Barat, serta pusat pemerintahan pada masa pendudukan Belanda dan Jepang.

“Bukittinggi, Jakarta, dan Yogyakarta tidak dapat dipisahkan dalam sejarah bangsa. Bukittinggi adalah salah satu dari tiga daerah penerima duplikat Bendera Pusaka dan memiliki peran penting dalam masa perjuangan dan mempertahankan kemerdekaan,” pungkasnya.

Pertemuan antara Kementerian Kebudayaan dan Pemerintah Kota Bukittinggi ini diharapkan menjadi langkah awal yang sinergis antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Sinergi ini bertujuan untuk menjaga, merawat, dan mempromosikan warisan budaya nasional, sekaligus menegaskan kembali posisi Bukittinggi sebagai salah satu kota terpenting dalam sejarah dan kebudayaan Indonesia.

Advertisement