Polisi masih mendalami penyebab tewasnya tiga orang dalam satu keluarga di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Hingga kini, sebanyak 10 saksi telah diperiksa untuk mengumpulkan keterangan terkait peristiwa tragis tersebut.
Pemeriksaan Saksi dan Penemuan Jasad
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso, mengonfirmasi bahwa 10 orang saksi telah dimintai keterangan. “Ada 10 orang saksi (diperiksa),” ujar Onkoseno saat dihubungi pada Minggu (4/1/2026).
Ketiga jasad korban ditemukan di sebuah rumah di Warakas III Gang 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat (2/1/2026). Sementara itu, satu korban lainnya segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Proses Autopsi dan Hasil yang Ditunggu
Tiga jenazah korban telah menjalani proses autopsi di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Setelah selesai diautopsi, jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga.
Polisi masih menunggu hasil resmi dari autopsi tersebut untuk memastikan penyebab pasti kematian para korban. “Ya (autopsi) ini masih berproses ya. Belum bisa kita pastikan. Belum bisa dipastikan,” kata Onkoseno kepada wartawan pada Jumat (1/1/2026).
Tim dokter forensik masih melakukan analisis mendalam terhadap jenazah. Oleh karena itu, Onkoseno menyatakan bahwa penyebab kematian, termasuk dugaan keracunan, belum dapat dipastikan. “Untuk dugaan penyebab kematian belum bisa kita sampaikan saat ini karena proses analisa dan pemeriksaan masih berlangsung,” jelasnya.
Temuan Fisik pada Jasad
Selain itu, polisi juga tengah mendalami kondisi fisik jasad korban yang menunjukkan adanya ruam merah dan mulut berbusa. Onkoseno menyebutkan temuan ini masih dalam proses pemeriksaan oleh tim forensik.
“Ya itu juga masih dalam pemeriksaan ya. Artinya yang secara kasat mata memang ada ruam merahnya, namun penyebabnya apa atau sebanyak apa karena apa, masih dalam pemeriksaan dari dokter forensik yang menangani,” ungkap Onkoseno.






