JAKARTA – Dua orang pria berinisial A dan F nekat mencuri besi jembatan di kawasan Sunter, Jakarta Utara. Aksi pencurian yang dilakukan pada Selasa (10/2/2026) sore itu ternyata bertujuan untuk membeli narkoba.
Aksi Terekam Hingga Viral
Peristiwa pencurian besi jembatan di tengah situasi lalu lintas yang cukup padat ini terekam oleh pengguna jalan dan kemudian viral di media sosial. Dalam rekaman video tersebut, kedua pelaku tampak berusaha mencongkel besi jembatan.
Pelaku Berhasil Diringkus
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Ongkoseno, menjelaskan bahwa kedua pelaku berhasil ditangkap pada hari yang sama, tak lama setelah kejadian.
“Iya betul ada dua pelaku yang ditangkap. Inisial A dan F,” kata Ongkoseno saat dimintai konfirmasi, Jumat (13/2).
Ia menambahkan, penangkapan dilakukan ketika keduanya sedang beraksi mengambil potongan besi di jembatan lampu merah Jalan Sevetia, Sunter.
“Ditangkap tanggal 10 Februari ketika sedang beraksi mengambil potongan besi di jembatan lampu merah Jalan Sevetia Sunter,” ujar Ongkoseno.
Besi Hasil Curian Hendak Dijual
Ongkoseno mengungkapkan bahwa besi hasil curian tersebut rencananya akan dijual oleh para pelaku untuk mendapatkan uang. Keduanya diketahui bekerja serabutan.
“Niatnya untuk dijual, untuk mendapatkan uang. Dijualnya secara acak, tidak ada pengepul tetap. (Pekerjaan pelaku) serabutan. Mungkin kadang-kadang ngamen juga ya,” ujar Ongkoseno.
Saat penangkapan, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa potongan besi yang belum sempat terjual.
“Untuk kasus yang kita proses saat ini, hasil curiannya sudah kita amankan dulu, jadi tidak sempat dijual. Rencanannya akan dijual,” imbuhnya.
Uang Hasil Curian untuk Beli Narkoba
Lebih lanjut, Ongkoseno membeberkan bahwa uang hasil penjualan besi tersebut salah satunya digunakan untuk membeli narkoba. Polisi masih mendalami pengembangan kasus ini.
“(Uang hasil jual besi) salah satunya digunakan untuk beli narkoba. Iya, sedang kita dalami juga untuk pengembangannya,” jelas Onkoseno.
Polisi juga menyebutkan bahwa kedua pelaku kerap mengonsumsi narkoba. Hasil tes urine menunjukkan keduanya positif narkoba.
“Urine pelaku-pelaku ini positif narkoba,” kata dia.






