Sepakbola

Dua Klub Korsel Pilih Bali United Training Center untuk TC, Erick Thohir Ungkap Potensi Sport Tourism

Advertisement

Indonesia, dengan keindahan alam dan antusiasme masyarakat terhadap olahraga, memiliki modal kuat untuk mendongkrak sektor sport tourism. Dukungan infrastruktur olahraga yang terus berkembang, khususnya di Bali, semakin memperkuat potensi ini. Bali United Training Center, yang terletak di kawasan dengan pemandangan pantai memukau, menjadi salah satu fasilitas unggulan yang menarik perhatian tim sepak bola internasional.

Fasilitas Bertaraf Internasional

Tak heran, dua klub asal Korea Selatan, Pohang Steelers (K-League 1) dan Jeonbuk Reserves (divisi ketiga), memilih pusat pelatihan milik Bali United FC ini untuk menjalani pemusatan latihan (TC) mereka. Kedua tim tersebut berlatih di Bali sejak 13 Januari hingga 2 Februari lalu.

Pelatih kepala Pohang Steelers, Tae-ha Park, menyatakan kepuasannya selama tiga pekan berlatih di lahan seluas hampir 31 hektar yang dilengkapi sembilan lapangan berstandar internasional. Ia mengungkapkan bahwa timnya telah melakukan inspeksi di beberapa negara sebelum memutuskan Indonesia sebagai lokasi TC.

“Kami sebelum melakukan latihan di sini telah melakukan sejumlah inspeksi di beberapa negara yaitu Thailand, Vietnam dan juga Indonesia. Setelah melihat dan membandingkan kami memutuskan untuk berlatih di Indonesia dan berpeluang di tahun-tahun berikutnya akan memprioritaskan Bali United Training Center sebagai tujuan untuk kami melakukan pemusatan latihan,” jelas Tae-ha, dalam keterangan tertulis, Jumat (13/2/2026).

Advertisement

Dukungan Kesehatan dan Kemenpora

Selain fasilitas latihan sepak bola dan panorama alam yang eksotis, Bali juga didukung oleh layanan kesehatan kelas dunia. Bali International Hospital di kawasan Sanur siap memberikan perawatan optimal bagi atlet yang mengalami cedera.

Penguatan sport tourism merupakan bagian dari program besar Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora). Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menargetkan pemetaan potensi cabang olahraga unggulan di setiap daerah sebagai daya tarik wisata.

“Jika kita bicara mengenai sport tourism, Indonesia memiliki kekuatan yang luar biasa. Selama ini kita dikenal dengan kekayaan alam sebagai objek wisata, padahal kondisi alam tersebut juga bisa kita jadikan arena olahraga. Ditambah lagi dengan fasilitas penunjang yang kita punya, seperti tempat pemusatan latihan, stadion dan lapangan sepakbola berkualitas, serta rumah sakit untuk tempat perawatan atlet. Dan ada satu faktor lagi yang membuat kita berpotensi mengawinkan sport dan tourism, yaitu kecintaan masyarakat Indonesia terhadap olahraga. Mengadakan pertandingan di sini, berarti akan kebanjiran penonton,” pungkas Erick.

Advertisement