Barcelona menghadapi tantangan berat untuk melaju ke final Copa del Rey setelah dibantai 0-4 oleh Atletico Madrid pada leg pertama semifinal. Pertandingan yang digelar di Riyadh Air Metropolitano, Jumat (13/2/2026) dini hari WIB, menyisakan pekerjaan rumah besar bagi tim Catalan.
Kekalahan Telak di Leg Pertama
Gawang Barcelona bergetar empat kali akibat gol bunuh diri Eric Garcia, serta gol dari Antoine Griezmann, Ademola Lookman, dan Julian Alvarez. Kekalahan telak ini menjadi salah satu yang paling mencolok bagi Barcelona saat berhadapan dengan Atletico Madrid.
Peluang Barcelona untuk membalikkan keadaan di leg kedua yang akan digelar di Camp Nou pada Rabu (4/3/2026) dini hari WIB, kini terbilang sangat sulit.
Harapan Pelatih Hansi Flick
Meskipun demikian, pelatih Barcelona, Hansi Flick, masih menunjukkan keyakinan untuk membalikkan situasi. Ia mengakui jalannya babak pertama tidak sesuai harapan, namun timnya berusaha bangkit di babak kedua.
“Babak pertama tidak berjalan baik. Kami mencoba untuk meningkatkan performa di babak kedua, tetapi ini belum berakhir,” kata Flick mengutip dari AS.
Flick menambahkan bahwa perjuangan masih akan terus berlanjut di leg kedua.
“Masih ada leg kedua. Kami akan berjuang untuk itu. Kami membutuhkan dukungan fans di Camp Nou,” sambungnya.
Sejarah Gelar Copa del Rey
Barcelona berstatus sebagai juara bertahan Copa del Rey musim lalu. Sementara itu, Atletico Madrid terakhir kali mengangkat trofi Copa del Rey pada musim 2012/2013.
Pertandingan leg pertama semifinal Copa del Rey ini juga diwarnai dengan video sorotan yang menunjukkan dominasi Atletico Madrid atas Barcelona dengan skor akhir 4-0.






