Berita

DPR Nilai Hibah Kapal Patroli Jepang Perkuat Pengamanan Laut Indonesia

Advertisement

Indonesia dilaporkan menerima hibah dari Pemerintah Jepang berupa empat unit kapal patroli. Bantuan ini dinilai strategis oleh anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin, dalam memperkuat pengamanan wilayah laut Indonesia yang luas dan dinamis.

Dukungan Penguatan Keamanan Laut

Nurul Arifin, politikus Fraksi Golkar, menyatakan bahwa kapal patroli hibah tersebut sangat dibutuhkan di lapangan. “Kalau kita lihat dari kebutuhan lapangan, kapal patroli seperti ini jelas membantu. Wilayah laut kita luas sekali, sementara ancaman di lapangan itu sifatnya cepat dan dinamis,” ujar Nurul dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (11/2/2026).

Ia menambahkan bahwa hibah senilai kurang lebih Rp 200 miliar ini akan menjadi tambahan penting bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut. Kapal yang memiliki karakteristik cepat dan lincah dinilai sangat relevan untuk mendukung patroli rutin serta meningkatkan kemampuan respons TNI AL terhadap ancaman yang bergerak cepat.

Manfaat dan Tantangan Jangka Panjang

Kehadiran kapal patroli hibah ini diharapkan dapat memperkuat kehadiran negara di wilayah laut yang rentan terhadap pelanggaran. Namun, Nurul Arifin juga mengingatkan pentingnya kesiapan jangka panjang dalam mengelola hibah tersebut. “Sekarang kita terbantu, itu tidak bisa dipungkiri. Ke depan harus dipikirkan juga soal perawatan, suku cadang, dan kesiapan SDM kita,” katanya.

Advertisement

Lebih lanjut, Nurul menilai hibah kapal patroli ini dapat menciptakan efisiensi anggaran dengan mengurangi kebutuhan pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) baru. Ia menekankan bahwa kerja sama dengan Jepang harus tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif.

Nurul mendorong pemerintah dan TNI untuk memanfaatkan hibah ini sebagai bagian dari penguatan kapasitas nasional. Hal ini termasuk melalui alih pengetahuan dan pelibatan industri pertahanan dalam negeri. Dengan pengelolaan yang tepat, bantuan kapal patroli dari Jepang ini berpotensi menjadi keuntungan strategis bagi Indonesia sekaligus mempererat kerja sama bilateral di bidang pertahanan dan keamanan.

Advertisement