Berita

Dirjen Kemendagri Dorong Rumah Ibadat Perkuat Fungsi Sosial untuk Persatuan Bangsa

Advertisement

Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Akmal Malik, mendorong agar seluruh majelis agama, tokoh agama, dan rumah ibadat dapat berperan aktif dalam menjalankan fungsi sosial. Tujuannya adalah untuk memperkuat kerukunan di tengah masyarakat.

Sinergi Lintas Sektor Kunci Persatuan

Akmal Malik menegaskan bahwa sinergi lintas sektor, tokoh agama, serta penguatan fungsi sosial rumah ibadat merupakan kunci utama dalam menjaga persatuan bangsa di era modern ini. Menurutnya, harmoni sosial tidak hanya sekadar kerukunan, tetapi juga menjadi fondasi penting untuk merajut keharmonisan antar dan intraumat beragama melalui tindakan nyata di masyarakat.

Ia menambahkan bahwa peran majelis agama, tokoh agama, dan rumah ibadat tidak hanya terbatas pada aspek kehidupan beragama semata. Diperlukan inisiasi dalam melaksanakan fungsi sosial yang lebih luas, seperti membantu penanganan bencana, mendukung ketahanan pangan, memperkuat sektor pertanian, hingga pengembangan inovasi seperti greenhouse.

“Hal tersebut sejalan dengan arahan Bapak Presiden yang mengajak seluruh elemen masyarakat termasuk umat beragama untuk membangun ketahanan pangan, karena kebutuhan umat beragama yang paling mendasar adalah pangan. Bisa lakukan lomba greenhouse, seberapa bagus rumah ibadat bisa menanam di antara mereka maka akan terbangun kesamaan dalam kehidupan sosial antarumat beragama,” ujar Akmal Malik dalam keterangan tertulis, Kamis (5/2/2026).

Rakornas FKUB dan Kunjungan Lapangan

Pernyataan tersebut disampaikan Akmal Malik saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) yang diselenggarakan di Avenzel Hotel Cibubur, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu (4/2). Kegiatan ini mengusung tema “Sinergi Pemerintah dan FKUB Guna Memperkuat Persatuan Bangsa dan Harmoni Sosial”.

Advertisement

Pada kesempatan yang sama, Akmal Malik juga melakukan kunjungan lapangan ke Musala Jami’atul Khoir di Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, yang terdampak banjir. Ia turut memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban banjir.

Selanjutnya, Akmal Malik mengunjungi Gereja HKBP di Kelurahan Duren Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat. Dalam kunjungannya, ia mengapresiasi para jemaat gereja yang dinilai telah menjalankan fungsi sosial dengan baik. Menurutnya, hal ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun harmoni sosial serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.

“Kita ingin memberikan apresiasi kepada umat beragama yang ada di rumah ibadat yang mampu memberikan fungsi rumah ibadat bukan hanya sebagai tempat ritual ibadah saja, tapi ikut membantu korban bencana,” ungkapnya.

Peserta Rakornas

Rakornas FKUB tersebut turut dihadiri secara virtual oleh sejumlah kepala daerah, antara lain Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie, Wali Kota Padang Fadly Amran, Wali Kota Depok Supian Suri, dan Wali Kota Kupang Christian Widodo. Selain itu, hadir pula:

  • Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Muhammad Adib Abdushomad
  • Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Warsito
  • Asisten Deputi Koordinasi Kesatuan Bangsa Cecep Agus Supriyanta
  • Perwakilan dari Jaksa Agung Muda Intelijen
  • Direktur Pusat Studi Agama dan Demokrasi Yayasan Paramadina Ihsan Ali Fauzi
  • Perwakilan dari Dirjen Bina Keuangan Daerah
Advertisement