Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno meyakini kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Inggris serta partisipasinya dalam Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, telah memberikan manfaat signifikan bagi Indonesia. Menurutnya, agenda diplomasi ini berpotensi membawa dampak positif nyata bagi perekonomian nasional, ketahanan energi, dan upaya konservasi lingkungan.
Pertemuan Strategis dengan Raja Charles III
Eddy Soeparno menilai pertemuan Prabowo dengan Raja Charles III di Inggris memiliki makna strategis. Raja Charles dikenal sebagai tokoh global yang sangat peduli terhadap isu perubahan iklim dan pelestarian lingkungan.
“Kami meyakini pertemuan tersebut akan membuka peluang kerja sama yang lebih konkret antara Indonesia dan Inggris dalam bidang transisi energi, perlindungan keanekaragaman hayati, serta pembiayaan hijau. Ini peluang yang baik bagi Indonesia sebagai bagian dari upaya menuju target NZE (Net Zero Emission) di tahun 2060 atau lebih cepat,” kata Eddy, dalam keterangannya, Rabu (21/1/2026).
Ia menambahkan, Indonesia memiliki posisi strategis berkat kekayaan sumber daya alam dan biodiversitasnya yang besar. Oleh karena itu, kolaborasi global menjadi sangat dibutuhkan agar pembangunan ekonomi dapat berjalan selaras dengan perlindungan lingkungan.
“Indonesia memiliki posisi strategis sebagai negara dengan kekayaan sumber daya alam dan biodiversitas yang besar, sehingga kolaborasi global sangat dibutuhkan agar pembangunan ekonomi berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan,” lanjutnya.
Pesan Penting di Forum Ekonomi Dunia Davos
Terkait agenda pidato Prabowo di forum WEF, Eddy menyambut positif. Kehadiran Indonesia di forum tersebut merupakan kesempatan penting untuk menyampaikan arah kebijakan pemerintah yang menekankan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, penguatan ketahanan energi nasional, dan upaya pembangunan rendah karbon.
“Kami yakin pidato Presiden di WEF Davos akan memberikan keyakinan kepada komunitas internasional dan para investor bahwa Indonesia serius membangun ekonomi yang tangguh, mandiri secara energi, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan. Pesan ini penting agar Indonesia dipandang sebagai mitra strategis dalam investasi hijau dan ekonomi masa depan,” jelas Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.
Tindak Lanjut Kebijakan Konkret
Eddy Soeparno menegaskan bahwa diplomasi ekonomi dan lingkungan yang dilakukan Prabowo di panggung global harus ditindaklanjuti dengan kebijakan konkret di dalam negeri. Hal ini mencakup penguatan regulasi, percepatan transisi energi bersih, serta perlindungan ekosistem dan masyarakat lokal.
“MPR RI tentu berharap seluruh hasil pertemuan dan forum internasional tersebut dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata yang membawa manfaat langsung bagi rakyat, memperkuat kedaulatan energi nasional, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang,” pungkasnya.






