Berita

Demo Besar-besaran di Minneapolis Mengecam Penembakan Fatal Wanita oleh Agen Imigrasi AS

Advertisement

Minneapolis bergolak pada Minggu, 11 Januari 2026, saat puluhan ribu orang turun ke jalan untuk memprotes penembakan fatal seorang wanita oleh agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) Amerika Serikat. Aksi ini merupakan bagian dari gelombang lebih dari 1.000 demonstrasi yang direncanakan di seluruh negeri sebagai bentuk penolakan terhadap kebijakan deportasi pemerintah federal.

Meskipun angin dingin bertiup kencang, massa tetap bersemangat menggelar unjuk rasa di Minneapolis. Insiden penembakan yang merenggut nyawa Renee Good (37) pada Rabu lalu telah memicu gelombang simpati dan kemarahan publik, meluas ke kota-kota besar maupun kecil di seluruh Amerika Serikat.

Perbedaan narasi muncul dari para pemimpin Partai Demokrat Minnesota dan pemerintahan Presiden Donald Trump. Tim penari asli Meksiko memimpin demonstrasi di Minneapolis, mengarak massa menuju lokasi penembakan di jalan perumahan tempat Good ditemukan tewas di dalam mobilnya.

Departemen Kepolisian Minneapolis memperkirakan puluhan ribu orang hadir dalam aksi tersebut. Massa meneriakkan nama Good dan slogan-slogan seperti “Hapus ICE” dan “Tidak ada keadilan, tidak ada perdamaian – singkirkan ICE dari jalanan kita.”

“Saya sangat marah, benar-benar patah hati dan hancur, dan kemudian hanya merindukan dan berharap keadaan akan membaik,” ujar salah seorang demonstran, Ellison Montgomery (30), kepada Reuters. Para pejabat Minnesota mengecam penembakan tersebut sebagai tindakan yang tidak dapat dibenarkan, merujuk pada video saksi mata yang menunjukkan kendaraan Good berbelok menjauh saat agen melepaskan tembakan.

Sebelumnya, tindakan agen imigrasi AS yang menembak mati seorang wanita berkewarganegaraan AS di Minneapolis telah memicu kemarahan publik. Presiden Donald Trump membela tindakan agen tersebut sebagai “tembakan membela diri”. Gedung Putih mengklaim wanita itu, yang diidentifikasi media lokal sebagai Renee Nicole Good (37), adalah “teroris domestik” yang berusaha membunuh agen imigrasi AS.

Advertisement

Klaim ini dibantah keras oleh para pemimpin lokal di Minnesota. Good, yang bukan target operasi agen imigrasi AS, ditembak dari jarak dekat saat ia tampak berusaha melarikan diri dari sejumlah agen yang mengerumuni mobilnya dalam insiden pada Rabu (7/1). Para agen imigrasi AS menyebut mobil yang dikendarai Good menghalangi jalan mereka.

Rekaman video insiden tersebut menunjukkan seorang agen Badan Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) melepaskan tiga tembakan ke arah kendaraan SUV merek Honda. Kendaraan tersebut kemudian melaju tak terkendali dan menabrak sejumlah kendaraan lain yang terparkir. Saksi mata yang terkejut mencaci-maki para agen federal di lokasi.

Tubuh Good yang berlumuran darah terlihat terkulai di dalam kendaraan yang ringsek. Pemerintahan Trump dengan cepat mengklaim bahwa Good berupaya membunuh para agen imigrasi federal. Menteri Keamanan Dalam Negeri AS (DHS), Kristi Noem, menyebut insiden itu sebagai “terorisme domestik”, mengklaim Good “telah menguntit dan menghalangi pekerjaan (ICE) sepanjang hari” dan “mempersenjatai kendaraannya”.

Pernyataan DHS, yang mengelola ICE, mengklaim Good berusaha menabrak para agen imigrasi yang kemudian melepaskan “tembakan defensif”. Klaim-klaim tersebut dikecam oleh Wali Kota Minneapolis, Jacob Frey, sebagai “omong kosong” dan mendesak para agen ICE untuk segera meninggalkan Minneapolis.

Advertisement