Berita

Daryono Mundur dari BMKG, Ajukan Pensiun Dini Setelah 30 Tahun Mengabdi

Advertisement

JAKARTA – Pemerhati gempa bumi dan tsunami, Daryono, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Direktur Gempabumi dan Tsunami di Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Keputusan ini juga disertai dengan pengajuan pensiun dini dari lembaga tersebut.

Pengunduran Diri dan Alasan Kesehatan

“Saya telah mengajukan pengunduran diri dari jabatan Direktur Gempabumi dan Tsunami, sekaligus mengajukan pensiun dini dari BMKG,” ungkap Daryono kepada wartawan pada Sabtu, 14 Februari 2026. Ia menjelaskan bahwa statusnya sebagai pegawai BMKG akan berakhir pada 1 Mei mendatang. Saat ini, Daryono tengah menjalani perawatan medis untuk kondisi kesehatan matanya.

“Saya saat ini sedang sakit mata yang disebut distrofi kornea dan sedang dalam perawatan dan penanganan sehingga cuti dinas, kemudian lanjut pensiun dini,” jelasnya.

Komitmen Edukasi Tetap Berlanjut

Meskipun tidak lagi menjabat sebagai Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menegaskan komitmennya untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai gempa bumi dan tsunami. Ia menyatakan keinginannya untuk terus berbagi pengetahuan dan pengalaman.

“Komitmen saya terhadap edukasi publik di bidang kegempaan dan kebencanaan tidak akan berhenti,” tegasnya. Daryono menyadari posisi geografis Indonesia yang berada di Cincin Api Pasifik (Ring of Fire) membawa konsekuensi berupa intensitas gempa yang tinggi.

Advertisement

Sebagai seorang pemerhati, Daryono merasa memiliki tanggung jawab keilmuan, edukasi, dan moral. “Sebagai seseorang yang telah lama berkecimpung dalam kajian gempa bumi dan tsunami-baik dalam aspek konsep dan teori kegempaan, sumber gempa, analisis data, maupun sejarah gempa dan tsunami-saya tetap terbuka untuk berbagi pengetahuan, memberikan penjelasan ilmiah, serta menjadi narasumber apabila diperlukan,” tambahnya.

Pergantian Jabatan di BMKG

Menyusul pengunduran diri Daryono, jabatan Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG kini diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Rahmat Triyono. Kepala Bagian Humas BMKG, Taufan Maulana, membenarkan kabar tersebut dan menyatakan bahwa Daryono telah memasuki masa purnabakti.

“Betul, beliau sudah memasuki purnabakti,” ujar Taufan saat dikonfirmasi secara terpisah.

Advertisement