ACEH TAMIANG – Kolaborasi antara Danantara dan PT PP (Persero) Tbk (PTPP) segera mewujudkan pembangunan 600 unit hunian sementara bagi para korban bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan pascabencana, di mana Danantara memimpin program pemulihan hunian masyarakat, sementara PTPP mengemban tugas pelaksanaan pembangunan yang cepat, terukur, dan mengutamakan standar keselamatan konstruksi.
Strategi Pemulihan Pascabencana
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, menekankan pentingnya penyediaan hunian sementara sebagai elemen krusial dalam strategi pemulihan pascabencana yang berkelanjutan. “Pemulihan tidak berhenti pada perbaikan akses dan infrastruktur. Warga juga membutuhkan tempat tinggal yang aman agar bisa kembali menata aktivitas sehari-hari. Melalui kolaborasi yang diinisiasi Danantara, PTPP mendukung penyediaan hunian sementara ini sebagai ruang transisi sebelum pemulihan jangka menengah dan panjang berjalan,” ujar Joko dalam keterangan tertulis, Selasa (6/1/2026).
Hunian sementara ini dirancang untuk memberikan tempat tinggal yang aman bagi warga terdampak, memungkinkan mereka untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih tertata selama masa transisi pemulihan.
Tahap Awal Pembangunan 94 Unit
Secara keseluruhan, Danantara menargetkan pembangunan 600 unit hunian sementara di wilayah yang terdampak bencana. Tahap awal pembangunan difokuskan pada 94 unit, yang menjadi tanggung jawab PTPP. Pembangunan 94 unit hunian sistem panggung ini mencakup fasilitas pendukung yang komprehensif, seperti fasilitas MCK, tandon air, musala, area wudhu dan cuci, jalan pedestrian, sistem drainase, serta sistem kelistrikan dan mekanikal (MEP) kawasan. Seluruh fasilitas tersebut dirancang agar kawasan hunian dapat segera digunakan dan memenuhi kebutuhan dasar para penghuninya.
Hingga awal Januari 2026, sebanyak 30 unit hunian telah rampung dan mulai dihuni. Sebanyak 64 unit sisanya ditargetkan akan selesai secara bertahap pada tanggal 8 Januari 2026. Proses pembangunan yang cepat dan terukur ini mencerminkan komitmen Danantara bersama PTPP dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat terdampak bencana.
Koordinasi dan Dukungan Lintas Sektor
Pembangunan hunian sementara ini merupakan bagian integral dari upaya pemulihan pascabencana yang lebih luas yang dilakukan Danantara bersama mitra pelaksana di wilayah Aceh dan sekitarnya. Upaya ini juga mencakup pemulihan infrastruktur dan akses pendukung. Seluruh proses pembangunan dilaksanakan melalui koordinasi yang erat dengan para pemangku kepentingan terkait untuk memastikan respons yang diberikan relevan dan tepat sasaran.
Joko menambahkan, melalui kolaborasi ini, Danantara dan PTPP berharap dapat membantu masyarakat melewati fase pemulihan awal dengan lebih aman, sekaligus mendukung pemulihan kehidupan sosial secara bertahap.
(Video terkait: BNPB Ungkap Progres Pembangunan Hunian Tetap-Sementara di Sumatera)






