Wilayah DKI Jakarta dilanda hujan deras sejak Sabtu malam hingga Minggu (18/1/2026), memicu terjadinya banjir di sejumlah titik. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), peta sebaran hujan di Jabodetabek menunjukkan adanya level curah hujan ekstrem di beberapa kawasan.
Peta Sebaran Hujan Jabodetabek
Data BMKG yang diterima pada Minggu (18/1/2026) pukul 07.00 WIB, mencatat bahwa Jabodetabek telah diguyur hujan sejak Sabtu. Pantauan hingga Minggu pagi mengindikasikan beberapa stasiun pemantauan mencatat curah hujan mencapai level ekstrem.
Kawasan yang terdampak hujan ekstrem antara lain Muara Angke, Cempaka Baru, dan Kemayoran di Jakarta. Hujan ekstrem juga terpantau di Ancol dan Kelapa Gading. Sementara itu, kawasan Cideng hingga Pantai Indah Kapuk (PIK) mengalami hujan dengan intensitas sangat lebat.
BMKG mengklasifikasikan tingkat curah hujan sebagai berikut:
- Ringan: 0,5–20 mm/hari
- Sedang: 20–50 mm/hari
- Lebat: 50–100 mm/hari
- Sangat lebat: 100–150 mm/hari
- Ekstrem: >150 mm/hari
Data Curah Hujan Ekstrem
Berikut adalah rincian curah hujan di beberapa titik yang dikategorikan ekstrem:
- Pompa air Muara Angke: 267 mm
- Pompa Pasar Ikan: 256 mm
- Pulomas: 223 mm
- Cempaka Baru: 221 mm
- Stasiun Meteorologi Kemayoran: 213 mm
- Sunter Timur I Kodamar: 207 mm
- Waduk Sunter Utara: 199 mm
- Pinangsia: 190 mm
- Teluk Gong: 187 mm
- Aneka Elok: 183 mm
- Istana: 177 mm
- Arg Kelapa Gading: 163,8 mm
- Pompa Ancol: 159 mm
- Sunter III Rawabadak: 156 mm
- Pintu Air Pulo Gadung: 155 mm
- Arg Bekasi: 151,4 mm
Data Curah Hujan Sangat Lebat
Selain itu, beberapa lokasi tercatat mengalami hujan sangat lebat:
- Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Priok: 149,5 mm
- Pompa Cideng: 143 mm
- Pompa Pool Ppd: 138 mm
- Pantai Indah Kapuk: 135,4 mm
Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta ini menyebabkan genangan dan banjir di beberapa area, sebagaimana terlihat dalam pantauan video di kawasan Kebon Pala, Jakarta Timur, pada Minggu pagi.






