Berita

Brimob dan Polres Jaktim Gagalkan Tawuran di Kramat Jati, Sita Sejumlah Senjata Tajam

Advertisement

Satuan Brimob Polda Metro Jaya bersama jajaran Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim) menggelar patroli gabungan yang berhasil mencegah upaya tawuran di kawasan Kramat Jati. Kegiatan preventif ini menggagalkan rencana aksi tawuran yang berpotensi mengganggu ketertiban umum di wilayah Jakarta Timur pada Kamis (23/1/2026) dini hari.

Pencegahan Dini di Titik Rawan

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto menjelaskan, awalnya petugas yang berpatroli mencurigai adanya aktivitas sekelompok pemuda di kawasan Kramat Jati. Kelompok tersebut diduga akan melakukan bentrokan antar kelompok. Melihat hal tersebut, petugas bertindak cepat untuk mencegah agar aksi tersebut tidak berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas dan membahayakan masyarakat sekitar.

“Dalam pengamanan itu, sejumlah senjata tajam dan barang lain yang diduga akan digunakan untuk aksi kekerasan berhasil disita,” kata Henik kepada wartawan, Kamis (22/1/2026).

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain celurit panjang, senjata tajam jenis samurai, telepon genggam, serta sepeda motor. Kelompok pemuda tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

Advertisement

Program ‘Jaga Jakarta’ Diterapkan

Henik menambahkan, patroli yang menyasar titik-titik rawan gangguan Kamtibmas ini dilaksanakan sejalan dengan program Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, yaitu ‘Jaga Jakarta’. Program ini menitikberatkan pada penguatan kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai langkah pencegahan dini terhadap aksi kriminalitas jalanan.

“Patroli terpadu merupakan bagian dari strategi berkelanjutan dalam menciptakan rasa aman di tengah masyarakat. Sinergi dengan jajaran kewilayahan menjadi kunci dalam menekan potensi kekerasan, khususnya pada jam-jam rawan,” tutur Henik.

Ia menegaskan, Brimob Polda Metro Jaya akan terus hadir dan bersinergi untuk menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif. Upaya pencegahan akan terus diperkuat sebagai bentuk pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Advertisement