Berita

BPBD DKI Jakarta Keluarkan Peringatan Hujan Lebat 14-16 Januari 2026

Advertisement

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem. Hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat diprediksi mengguyur wilayah Jakarta selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Januari 2026.

Imbauan Waspada dan Siaga

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan guna mengantisipasi dampak yang mungkin timbul akibat cuaca ekstrem tersebut. Peringatan ini didasarkan pada informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Periode: 14 – 16 Januari 2026. Peringatan dini cuaca. Hujan dengan intensitas sedang – sangat lebat di wilayah DKI Jakarta. Sumber: BMKG.

Informasi tersebut dikutip dari akun Instagram resmi BPBD DKI Jakarta, @bpbddkijakarta, pada Rabu (14/1).

Tips Siap Siaga Menghadapi Cuaca Ekstrem

Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem. BPBD DKI Jakarta memberikan sejumlah langkah yang dapat dilakukan masyarakat:

Advertisement

  • Siapkan payung atau jas hujan serta tas siaga bencana.
  • Pantau Tinggi Muka Air melalui situs resmi bpbd.jakarta.go.id/waterlevel.
  • Unduh Buku Panduan Kesiapsiagaan melalui tiny.cc/bukusakusiagabanjir.
  • Laporkan potensi genangan atau banjir melalui aplikasi JAKI.
  • Perbarui informasi banjir melalui pantaubanjir.jakarta.go.id.
  • Dalam kondisi darurat, segera hubungi nomor darurat 112.

Daftar Kanal Darurat dan Pemantauan Genangan Air

Berikut adalah kanal-kanal yang dapat dimanfaatkan untuk melaporkan situasi darurat atau mencari informasi terkait banjir di Jakarta:

  • Situs pantaubanjir.jakarta.go.id: Menyediakan informasi terbaru mengenai banjir dan penanganannya.
  • Aplikasi JAKI: Lapor melalui fitur Laporan Warga untuk melaporkan kejadian.
  • BMKG dan BPBD: Pantau akun Instagram @infobmkg dan @bpbddkijakarta untuk peringatan dini potensi bencana hingga data tinggi muka air.
  • Jakarta Siaga 112: Hubungi nomor ini dalam keadaan darurat untuk penanganan lebih lanjut.

Isi Tas Siaga Bencana untuk Persiapan Menghadapi Bencana

Melansir situs resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tas siaga bencana adalah perlengkapan penting yang harus dipersiapkan setiap keluarga. Tas ini bertujuan untuk bertahan hidup saat bantuan belum tiba dan memudahkan evakuasi ke tempat aman.

Isi tas siaga bencana meliputi:

Perlengkapan Detail
Dokumen Penting Surat tanah, surat kendaraan, ijazah, akta kelahiran, dan lain-lain.
Pakaian Pakaian dalam, celana panjang, jaket, selimut, handuk, jas hujan, dan lain-lain untuk tiga hari.
Makanan & Minuman Makanan ringan tahan lama (mi instan, biskuit, abon, cokelat) dan air minum yang cukup untuk tiga hari.
Kesehatan Kotak P3K berisi obat-obatan pribadi dan umum, masker sekali pakai.
Komunikasi & Penerangan Radio/Handphone beserta baterai/charger/powerbank, senter, lampu kepala, korek api, lilin.
Kebersihan Perlengkapan mandi (sabun, sikat gigi, odol, sisir, cotton bud).
Alat Bantu Peluit untuk meminta pertolongan.
Keuangan Uang tunai secukupnya untuk perbekalan tiga hari.
Advertisement