Kendari – Najwa (8), seorang bocah penjual tisu, meninggal dunia secara tragis setelah tertabrak alat berat di perempatan PLN Wuawua, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Kadia, Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Kamis (29/1) malam. Peristiwa nahas ini terjadi saat Najwa hendak berjualan tisu demi membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarganya.
Niat Mulia untuk Keluarga
Sebelum berangkat, Najwa sempat berpamitan kepada ibunya, Nurhana, dengan niat membawa pulang beras dan uang. “Saat pamit, dia bilang, ‘Mak tunggumi , saya bawa pulangkan kita beras sama uang yang banyak’,” ujar Nurhana kepada wartawan pada Sabtu (7/2/2026).
Nurhana menceritakan bahwa kondisi di rumah sedang krisis pangan. “Mak, tidak adami nasi, tidak adami beras,” ungkap Najwa menirukan ucapan anaknya. Nurhana sempat berpesan agar Najwa berjualan sebentar saja untuk adik-adiknya, namun Najwa bersikeras ingin menjual tisu terlebih dahulu untuk membeli beras.
Najwa kemudian bersiap dengan mengambil jilbab dan sweater karena udara malam yang dingin, merapikan pakaiannya sebelum akhirnya melangkah keluar rumah.
Kondisi Mengenaskan di Lokasi Kejadian
Tak lama setelah itu, selepas salat Magrib, salah satu anak Nurhana datang membawa kabar duka. Ia mengabarkan bahwa Najwa sudah dalam kondisi bersimbah darah. Nurhana segera berlari ke lokasi kejadian, namun sayang, nyawa putrinya tak tertolong lagi.
“Saya angkat dari aspal, sudah tidak bergerak,” tutur Nurhana dengan nada pilu, menggambarkan kondisi tragis yang dialami Najwa setelah tertabrak kendaraan alat berat jenis loader.





