Berita

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Pesisir di 22 Wilayah Indonesia Akhir Desember 2025 – Awal Januari 2026

Advertisement

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi terjadinya banjir pesisir atau rob di berbagai wilayah pantai Indonesia. Peringatan ini berlaku untuk periode 30 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.

Penyebab Peningkatan Ketinggian Air Laut

Menurut informasi yang dibagikan melalui akun Instagram @infobmkg, peningkatan risiko banjir pesisir ini dipicu oleh dua fenomena astronomis yang terjadi berdekatan. Fase perigee, yaitu saat Bulan berada pada titik terdekatnya dengan Bumi, diperkirakan terjadi pada 2 Januari 2026. Sehari setelahnya, pada 3 Januari 2026, akan terjadi fenomena bulan purnama. Kombinasi kedua peristiwa ini berpotensi menyebabkan ketinggian air laut maksimum meningkat secara signifikan.

Berdasarkan pemantauan data water level dan prediksi pasang surut, BMKG mengidentifikasi sejumlah wilayah pesisir yang berpotensi terdampak banjir rob:

Advertisement

Daftar Wilayah Potensi Banjir Pesisir

  • Pesisir Aceh (3-8 Januari 2026): Pesisir Meulaboh.
  • Pesisir Sumatera Utara (1-7 Januari 2026): Pesisir Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan.
  • Pesisir Kepulauan Riau (2-8 Januari 2026): Pesisir Batam, Dabo Singkep, Karimun, Bintan, Tanjung Pinang, Natuna, dan Anambas.
  • Pesisir Sumatera Barat (2-6 Januari 2026): Pesisir Kota Padang, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kabupaten Mentawai.
  • Pesisir Kepulauan Bangka Belitung (1-8 Januari 2026): Pesisir Bangka dan Belitung.
  • Pesisir Lampung (2-6 Januari 2026): Pesisir Bandar Lampung, Tanggamus, Lampung Selatan, Pesawaran, Lampung Timur, dan Lampung Barat.
  • Pesisir Banten (1-6 Januari 2026): Perairan Utara Tangerang (Kecamatan Teluk Naga dan Kosambi), Perairan Utara Serang (Kecamatan Kasemen, Pontang, dan Tirtayasa), Selat Sunda Barat Pandeglang (Kecamatan Labuan), serta Perairan Selatan Pandeglang (Kecamatan Cikeusik) dan Selatan Lebak (Kecamatan Bayah).
  • Pesisir Jakarta (30 Desember 2025-7 Januari 2026): Pesisir Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, Kalibaru, dan Muara Angke, Penjaringan.
  • Pesisir Jawa Barat (30 Desember 2025-7 Januari 2026): Kabupaten Bekasi dan Karawang. Sementara itu, pesisir selatan Jawa Barat (Cianjur, Sukabumi, Garut, Tasik, Pangandaran) berpotensi terdampak pada 1-8 Januari 2026.
  • Pesisir Jawa Tengah (1-7 Januari 2026): Pesisir Semarang, Demak, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Batang, Kendal, dan Jepara. Pesisir Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Pemalang berpotensi terdampak pada 1-8 Januari 2026.
  • Pesisir Jawa Timur (1-5 Januari 2026): Pesisir Timur Surabaya (Sidoarjo, Pasuruan), serta Pelabuhan Surabaya pada 31 Desember 2025-5 Januari 2026.
  • Pesisir Bali (1-6 Januari 2026): Pesisir Selatan Bali (Gianyar, Badung, Denpasar, Tabanan, Kungkung).
  • Pesisir Nusa Tenggara Barat (1-8 Januari 2026): Pesisir Lombok dan Bima.
  • Pesisir Nusa Tenggara Timur (1-6 Januari 2026): Pesisir Utara dan Selatan Pulau Flores, Pesisir Pulau Sumba, Sabu, Timor, serta Rote.
  • Pesisir Kalimantan Timur (2-9 Januari 2026): Pesisir Balikpapan Timur dan Balikpapan Barat.
  • Pesisir Kalimantan Selatan (2-9 Januari 2026): Pesisir Barito Kuala, Banjar, Banjarmasin, Tanah Laut, Kotabaru, dan Tanah Bumbu.
  • Pesisir Kalimantan Tengah (1-10 Januari 2026): Pesisir Kumai, Pantai Lunci, Kuala Jelai, Kuala Pembuang, dan Sampit.
  • Pesisir Kalimantan Barat (1-10 Januari 2026): Pesisir Kota Pontianak dan Sungai Kapuas.
  • Pesisir Sulawesi Utara (1-7 Januari 2026): Pesisir Kepulauan Talaud, Kepulauan Sangihe, Manado Tua, dan Manado. Pesisir Bolaang Mongondow Utara, Bolaang Mongondow, Minahasa Selatan, Tombariri dan Mandolan, serta Bitung dan Kema berpotensi terdampak pada 1-5 Januari 2026.
  • Pesisir Sulawesi Barat (2-6 Januari 2026): Pesisir Kabupaten Mamuju, Majene, Polewali Mandar, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu.
  • Pesisir Maluku (1-10 Januari 2026): Pesisir Ambon, Maluku Tengah, dan Seram Bagian Timur. Kepulauan Kei, Aru, dan Tanimbar berpotensi terdampak pada 1-7 Januari 2026.
  • Pesisir Papua Selatan (2-6 Januari 2026): Pesisir Okaba, Kimaam, Waan, Tabonji, Mappi, dan Agats.

Dampak dan Imbauan

Banjir pesisir ini berpotensi mengganggu berbagai aktivitas masyarakat yang berada di sekitar pelabuhan dan pesisir. Dampak yang mungkin timbul antara lain terganggunya aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas budidaya tambak garam dan perikanan darat.

BMKG mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pesisir untuk senantiasa waspada dan siaga. Penting untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut dan selalu memperhatikan pembaruan informasi cuaca maritim yang dikeluarkan oleh BMKG.

Advertisement