Berita

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Pesisir di 15 Wilayah Indonesia Hingga Awal Februari 2026

Advertisement

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini mengenai potensi terjadinya banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah Indonesia. Peningkatan ketinggian air laut maksimum diprediksi terjadi akibat fenomena fase Bulan Baru pada 19 Januari 2026.

Daftar Wilayah Berpotensi Banjir Pesisir

Berdasarkan pantauan data water level dan prediksi pasang surut, BMKG merinci daftar lokasi dan waktu potensi terjadinya banjir pesisir (rob) yang tersebar di 15 provinsi:

  • Pesisir Sumatera Utara (19-23 Januari 2026): Pesisir Medan Belawan, Medan Labuhan, dan Medan Marelan.
  • Pesisir Kepulauan Riau (19-24 Januari 2026): Pesisir Batam, Dabo Singkep, Karimun, Bintan, Tanjung Pinang, Natuna, dan Anambas.
  • Pesisir Sumatera Barat (17-22 Januari 2026): Pesisir Kota Padang, Kab. Padang Pariaman, Kab. Pesisir Selatan, dan Kab. Mentawai.
  • Pesisir Jambi (18-21 Januari dan 26-31 Januari 2026): Selat Berhala.
  • Pesisir Kepulauan Bangka Belitung (18-20 Januari 2026): Pesisir Bangka dan Belitung.
  • Pesisir Banten (13-21 Januari dan 27-31 Januari 2026): Perairan Utara Tangerang (Kec. Teluk Naga dan Kosambi), Perairan Utara Serang (Kec. Kasemen, Pontang, Tirtayasa), Selat Sunda Barat Pandeglang (Kec. Labuan), Perairan Selatan Pandeglang (Kec. Cikeusik), dan Perairan Selatan Lebak (Kec. Bayah).
  • Pesisir Jakarta (13-20 Januari dan 28 Januari-3 Februari 2026): Pesisir Kamal Muara, Kapuk Muara, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Tanjung Priok, Kalibaru, dan Muara Angke, Penjaringan.
  • Pesisir Jawa Barat (13-20 Januari dan 28 Januari-3 Februari 2026): Kab. Bekasi dan Kab. Karawang.
  • Pesisir Selatan Jawa Barat (19-22 Januari dan 31 Januari-5 Februari 2026): Cianjur, Sukabumi, Garut, Tasik, dan Pangandaran.
  • Pesisir Jawa Tengah (15-22 Januari dan 29-31 Januari 2026): Pesisir Semarang, Demak, Kota Pekalongan, Kab. Pekalongan, Batang, Kendal, dan Jepara.
  • Pesisir Brebes, Tegal, Pemalang (16-22 Januari dan 29-31 Januari 2026).
  • Pesisir Jawa Timur (16-19 Januari 2026): Pesisir Barat Surabaya (Tuban, Lamongan, Gresik).
  • Pelabuhan Surabaya (16-20 Januari dan 30-31 Januari 2026).
  • Pesisir Nusa Tenggara Barat (11-31 Januari 2026): Pesisir Lombok dan Bima.
  • Pesisir Kalimantan Timur (15-27 Januari dan 30-31 Januari 2026): Pesisir Balikpapan Timur.
  • Pesisir Balikpapan Barat (18-22 Januari 2026).
  • Pesisir Kalimantan Selatan (17-21 Januari dan 30-31 Januari 2026): Pesisir Barito Kuala, Banjar, Banjarmasin, dan Tanah Laut.
  • Pesisir Kotabaru, Tanah Bumbu (17-24 Januari dan 30-31 Januari 2026).
  • Pesisir Kalimantan Tengah (15-25 Januari dan 29-31 Januari 2026): Pesisir Kumai, Pantai Lunci, dan Kuala Jelai.
  • Pesisir Kuala Pembuang, Sampit (16-24 Januari dan 29-31 Januari 2026).
  • Pesisir Kalimantan Barat (15-23 Januari dan 30-31 Januari 2026): Pesisir Kota Pontianak dan Sungai Kapuas.

Dampak dan Imbauan

Banjir pesisir ini berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat yang berpusat di sekitar pelabuhan dan pesisir. Dampak yang mungkin timbul meliputi terganggunya aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

Advertisement

BMKG mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pesisir untuk selalu waspada dan siaga. Upaya antisipasi terhadap dampak pasang maksimum air laut serta memantau informasi cuaca maritim terbaru dari BMKG sangat disarankan.

Advertisement