Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah yang berada di wilayah berpotensi terdampak siklon tropis Nokaen serta dua bibit siklon tropis, yaitu 96S dan 97S. BMKG meminta kewaspadaan tinggi terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang laut yang signifikan.
Peringatan Dini BMKG
Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menyatakan, “BMKG mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk waspada hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi hingga 4 meter akibat siklon tropis nokaen serta bibit siklon tropis 96S dan 97S.” Ia menambahkan, “Antisipasi utama adalah menghindari aktivitas di laut, menyiapkan jalur evakuasi, dan meningkatkan koordinasi mitigasi bencana.”
Guswanto menekankan pentingnya kewaspadaan penuh terhadap kombinasi siklon tropis dan bibit siklon yang sedang aktif. Menurutnya, antisipasi dini, koordinasi antarinstansi, serta disiplin masyarakat dalam mengikuti arahan resmi akan sangat menentukan minimnya dampak bencana yang ditimbulkan.
Rekomendasi Tindakan Mitigasi
BMKG menyarankan serangkaian tindakan antisipasi dan mitigasi yang perlu segera dilakukan:
- Masyarakat Pesisir: Diharuskan untuk menghindari aktivitas melaut, terutama bagi nelayan dan pengguna kapal kecil.
- Pemerintah Daerah: Diharapkan segera menyiapkan posko siaga bencana, jalur evakuasi yang jelas, serta memastikan ketersediaan stok logistik darurat.
- Transportasi Laut dan Udara: Operator diminta untuk menyesuaikan jadwal dan rute perjalanan mereka sesuai dengan kondisi cuaca yang dilaporkan.
- Warga Umum: Perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan tanah longsor, serta menghindari berteduh di bawah pohon besar saat terjadi hujan deras disertai angin kencang.
- Komunikasi Publik: Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi resmi BMKG melalui aplikasi InfoBMKG, kanal media sosial, serta siaran radio dan televisi.
Wilayah Berpotensi Terdampak
BMKG mendeteksi adanya tiga sistem siklonik yang berdekatan dengan wilayah Indonesia, yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem. Berikut adalah daftar wilayah yang diimbau untuk waspada:
Hujan Sedang hingga Lebat:
- Kalimantan Utara (Kaltara) bagian utara
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Maluku bagian selatan
Angin Kencang:
- NTT
- Maluku bagian selatan
Gelombang Laut Tinggi:
- Hingga 2,5 meter: Perairan Sangihe-Talaud dan Samudra Pasifik utara Maluku; Selat Bali, Lombok, Sumba dan Samudra Hindia selatan Jawa hingga NTB; Laut Sawu, Laut Banda bagian selatan, perairan Kepulauan Kei, dan Kepulauan Aru, serta Laut Arafuru bagian tengah dan timur.
- Hingga 4 meter: Perairan Kepulauan Babar dan Kepulauan Tanimbar, perairan Kupang, Samudra Hindia selatan NTT, dan Laut Arafuru bagian barat.






