Berita

Bina Marga DKI Jakarta Perbaiki 70 Ruas Jalan Berlubang Akibat Banjir

Advertisement

Dinas Bina Marga DKI Jakarta melaporkan telah melakukan perbaikan pada 70 ruas jalan yang mengalami kerusakan akibat hujan dan banjir yang melanda ibu kota beberapa waktu lalu. Perbaikan ini merupakan respons cepat terhadap laporan masyarakat mengenai kondisi jalan yang berlubang.

Penanganan Cepat di 70 Ruas Jalan

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, menyatakan bahwa hingga Selasa, 21 Januari 2026, sebanyak 70 ruas jalan telah ditangani. Lokasi perbaikan mencakup jalan-jalan utama seperti Jl MT Haryono, Jl Daan Mogot, Jl S Parman, dan FO Jatinegara, serta sejumlah jalan lokal di seluruh wilayah DKI Jakarta.

“Sampai dengan tanggal 21 Januari 2026 telah dilakukan penanganan di 70 ruas jalan yang tersebar di wilayah DKI Jakarta, di antaranya Jl MT Haryono, Jl Daan Mogot, Jl S Parman, FO Jatinegara, dan beberapa jalan lokal di seluruh wilayah DKI Jakarta,” ujar Siti Dinarwenny kepada wartawan pada Senin, 26 Januari 2026.

Siti menambahkan bahwa data perbaikan mulai tanggal 22 Januari 2026 masih dalam proses pengumpulan, seiring dengan upaya penanganan kerusakan jalan pasca-banjir yang terus dilakukan.

Perbaikan Sementara dan Rencana Permanen

Menurut Siti, penanganan jalan berlubang yang dilakukan saat ini bersifat sementara. Tindakan ini diambil untuk memastikan keamanan para pengguna jalan.

Advertisement

“Penanganan yang telah dilakukan saat ini adalah melakukan tutup lubang yang bersifat sementara untuk keamanan pengguna jalan. Kemudian, penanganan secara permanen akan kami lakukan setelah kondisi cuaca mendukung,” jelasnya.

Ia menuturkan bahwa perbaikan permanen akan dilaksanakan setelah kondisi cuaca membaik dan memungkinkan pengerjaan yang lebih optimal.

Apresiasi Laporan Masyarakat

Dinas Bina Marga DKI Jakarta membuka diri terhadap laporan masyarakat mengenai kerusakan jalan. Siti memastikan bahwa setiap aduan akan ditindaklanjuti.

“Seluruh jajaran Dinas Bina Marga terbuka terhadap laporan masyarakat, dan mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga infrastruktur Jakarta,” imbuhnya.

Advertisement