Presiden Direktur Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, menegaskan pandangannya mengenai sektor pertambangan. Ia menyatakan bahwa tambang memiliki peran fundamental sebagai tulang punggung peradaban manusia.
Tambang Baik, Praktik Buruk yang Dihindari
“Saya selalu bilang bahwa tambang itu baik, tambang itu tulang punggung peradaban. Saya tidak kemudian mengatakan praktik pertambangan semua baik, jadi yang dimusuhi itu jangan tambangnya, yang dimusuhi itu praktik pertambangan yang tidak baik, karena jika praktiknya baik maka dampak lingkungan pasti dikelola dengan baik,” terang Irmanto dalam program Blak-blakan detikcom.
Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya membedakan antara industri pertambangan itu sendiri dengan cara pelaksanaannya. Irmanto menekankan bahwa fokus seharusnya pada perbaikan praktik agar dampak lingkungan dapat dikelola secara optimal.
Strategi Hadapi Fluktuasi Harga Nikel
Lebih lanjut, Irmanto mengakui adanya tantangan terkait fluktuasi harga nikel yang saat ini terjadi. Ia menyatakan bahwa Vale Indonesia telah mempersiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi dan mengatasi kondisi tersebut.
“Kita harus concern terhadap hal ini, ya kita harus membentuk ekosistem dari nikel itu,” katanya.
Penjelasan lengkap mengenai strategi Vale Indonesia dalam menghadapi dinamika pasar nikel dapat disaksikan dalam program Blak-blakan detikcom di kanal 20Detik.





