Bogor – Bendung Katulampa di Bogor dilaporkan berstatus siaga 3 pada Rabu malam, 29 Januari 2026, menyusul tingginya curah hujan di kawasan Puncak. Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Ciliwung terpantau mencapai 120 sentimeter.
Peningkatan TMA Signifikan
Petugas jaga Bendung Katulampa, Muhamad Alwan, mengonfirmasi status tersebut pada pukul 19.25 WIB. “TMA Ciliwung 120 sentimeter, status siaga 3 per pukul 19.25 WIB,” ujar Alwan.
Sebelumnya, TMA Sungai Ciliwung dilaporkan bertahan dalam status siaga 4 sejak pagi hari. Namun, terjadi peningkatan drastis pada sore hingga malam hari akibat hujan deras yang mengguyur wilayah hulu.
“Pukul 18.00 WIB TMA 80 cm, status siaga 4, pukul 19.00 WIB TMA 90 cm status siaga 3. TMA kembali meningkat pukul 19.25 WIB dengan ketinggian mencapai 120 sentimeter, status siaga 3,” jelas Alwan merinci perubahan ketinggian air.
Imbauan Waspada
Menyikapi kondisi ini, Alwan mengimbau warga yang bermukim di sekitar bantaran Sungai Ciliwung untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi luapan air.
“Untuk yang berada di sekitar bantaran Sungai Ciliwung untuk waspada terhadap luapan Sungai Ciliwung. Bukan hanya untuk Jakarta, beberapa wilayah di Kota Bogor juga jadi langganan banjir ketika terjadi luapan,” tegasnya.
Aliran air dari Bendung Katulampa diperkirakan akan tiba di kawasan Jakarta dalam kurun waktu 8 hingga 10 jam ke depan.






