Banjir kembali menggenang kawasan Rawa Buaya, Jakarta Barat, pada Jumat (20/2/2026). Fenomena ini justru dimanfaatkan oleh sejumlah anak-anak untuk bermain air di tengah genangan yang melanda.
Anak-anak Bermain di Tengah Banjir
Pantauan di lokasi RW 04 Rawa Buaya, sekitar pukul 16.10 WIB, memperlihatkan anak-anak dengan riang gembira bermain di depan posyandu setempat yang tergenang air. Beberapa anak terlihat asyik berenang, bahkan salah seorang di antaranya membawa ban renang untuk membantunya mengapung sambil sesekali menyelam. Suasana keceriaan tampak mewarnai genangan banjir tersebut, dengan anak-anak lain yang saling kejar-kejaran.
Warga Merasa Kasihan Jika Dilarang
Seorang warga bernama Tio (38) mengungkapkan bahwa pemandangan anak-anak bermain saat banjir sudah menjadi hal yang lumrah terjadi di daerahnya. Ia mengaku merasa kasihan jika anak-anak tersebut dilarang bermain.
“Ya namanya anak kecil kan senengnya kayak begini nih. Iya kalau kita larang kan kasihan juga. Yang penting kan dijagain,” ujar Tio saat ditemui di lokasi.
Tio menambahkan bahwa anak-anak yang bermain di area banjir akan langsung dimandikan setelahnya untuk mencegah timbulnya rasa gatal. “Iyalah (dimandikan), takutnya kan gatal doang,” tuturnya.
Warga Kebal Penyakit Akibat Banjir
Meskipun demikian, Tio mengklaim bahwa warga sekitar sudah terbiasa dan “kebal” terhadap penyakit yang biasanya timbul akibat banjir. Namun, ia mengakui bahwa penyakit yang paling sering dialami adalah meriang.
“Udah kebal sini. Paling sakit doang meriang. Meriang doang. Karena mungkin satu capek kena hujan cuacanya, pilek batuk, mungkin itu doang,” jelasnya.





