Berita

Banjir Landa Jakarta: 45 RT dan 1 Ruas Jalan Masih Terendam Hingga Sabtu Malam

Advertisement

Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya selama beberapa hari terakhir masih menyisakan genangan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan hingga Sabtu malam (24/1/2026) pukul 19.00 WIB, masih terdapat 45 Rukun Tetangga (RT) dan satu ruas jalan yang terendam banjir.

“BPBD mencatat saat ini terdapat 45 RT dan 1 ruas jalan yang tergenang,” ujar Kapusdatin BPBD DKI Jakarta Mohammad Yohan dalam keterangannya, Sabtu (24/1/2026).

Genangan tersebut tersebar di empat wilayah kota administrasi: Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. Penyebab utama meluasnya genangan adalah curah hujan yang tinggi serta meluapnya sejumlah sungai, termasuk Kali Angke dan Kali Ciliwung.

Rincian Genangan Berdasarkan Wilayah

Jakarta Barat menjadi wilayah dengan jumlah RT terdampak terbanyak, yaitu 23 RT. Genangan di wilayah ini terjadi di sejumlah kelurahan seperti Duri Kosambi, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, Kembangan Utara, dan Kembangan Selatan, dengan ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 90 cm.

Di Jakarta Timur, tercatat 15 RT masih terendam. Genangan terparah dilaporkan di Kelurahan Bidara Cina, dengan ketinggian air mencapai 130 hingga 180 cm. Wilayah lain yang terdampak adalah Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan, yang sebagian besar disebabkan oleh luapan Kali Ciliwung.

Advertisement

Sementara itu, Jakarta Selatan melaporkan genangan di 5 RT, khususnya di Kelurahan Rawajati, Pejaten Timur, dan Kebon Baru, dengan ketinggian air hingga 60 cm. Di Jakarta Utara, 2 RT di Kelurahan Kapuk Muara masih terendam dengan ketinggian air berkisar 40-55 cm.

Selain permukiman warga, satu ruas jalan yang masih tergenang adalah Jalan Kembangan Raya di Kelurahan Kembangan Selatan, Jakarta Barat, dengan ketinggian air sekitar 45 cm. Sejumlah ruas jalan lainnya dilaporkan telah berangsur surut.

Upaya Penanganan dan Imbauan

BPBD DKI Jakarta bersama instansi terkait seperti Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) terus berupaya melakukan penyedotan genangan dan memastikan saluran air berfungsi optimal. Targetnya, genangan dapat segera surut.

“BPBD DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan. Warga diminta segera menghubungi nomor darurat 112 apabila terjadi kondisi kedaruratan. Layanan tersebut gratis dan beroperasi 24 jam,” ungkap Yohan.

Detail RT yang Masih Terendam Banjir:

  • Jakarta Barat (23 RT):
    • Kel. Duri Kosambi: 3 RT (20-50 cm), penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Angke
    • Kel. Kedaung Kali Angke: 8 RT (30 cm), penyebab: Curah Hujan Tinggi
    • Kel. Rawa Buaya: 9 RT (25-90 cm), penyebab: Curah Hujan Tinggi
    • Kel. Kembangan Utara: 2 RT (60 cm), penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Angke
    • Kel. Kembangan Selatan: 1 RT (45 cm), penyebab: Curah Hujan Tinggi
  • Jakarta Selatan (5 RT):
    • Kel. Rawajati: 3 RT (40-60 cm), penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung
    • Kel. Pejaten Timur: 1 RT (60 cm), penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung
    • Kel. Kebon Baru: 1 RT (30 cm), penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung
  • Jakarta Timur (15 RT):
    • Kel. Bidara Cina: 4 RT (130-180 cm), penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung
    • Kel. Kampung Melayu: 4 RT (120 cm), penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung
    • Kel. Cawang: 5 RT (90 cm), penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung
    • Kel. Cililitan: 2 RT (80-90 cm), penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Ciliwung
  • Jakarta Utara (2 RT):
    • Kel. Kapuk Muara: 2 RT (40-55 cm), penyebab: Curah Hujan Tinggi

Jalan Tergenang:

  • Jl. Kembangan Raya, Kel. Kembangan Selatan, Jakarta Barat (45 cm)
Advertisement