Berita

Banjir Landa 17 Titik di Kota Bekasi, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Beberapa Lokasi

Advertisement

Sebanyak 17 wilayah di Kota Bekasi dilaporkan terendam banjir pada Jumat, 23 Januari 2026. Ketinggian air di beberapa titik bahkan mencapai 1,5 meter, menyebabkan genangan di 9 kecamatan.

Titik-Titik Banjir di Kota Bekasi

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Idham Kholid, merinci data banjir hingga pukul 10.30 WIB. Berikut adalah sebaran titik banjir:

  • Kecamatan Rawalumbu: Perumahan Taman Narogong Indah (± 40–60 cm), Perumahan PHP (± 40 cm), Perumahan Bumi Bekasi Utara (± 50–70 cm).
  • Kecamatan Pondok Gede: Perumahan Jatibening Permai (± 150 cm) dengan 5 unit pompa aktif, Prima Lingkar Asri (±60cm), Perum. Essence Park (±70 cm).
  • Kecamatan Jati Asih: Perumahan Dosen IKIP (± 70 cm).
  • Kecamatan Bekasi Utara: Kali Abang Rorotan (1 unit rumah mengalami atap roboh), Bulak Perwira 2 (± 5–20 cm), Kantor Kecamatan Bekasi Utara (± 10–30 cm), SMP Negeri 21 (± 20–50 cm).
  • Kecamatan Bekasi Selatan: RW 011, Kelurahan Jaka Mulya (± 20–30 cm), RT 006 RW 005, Kel. Pekayon Jaya (Pohon Tumbang).
  • Kecamatan Mustika Jaya: Perumahan Mayang Pratama (± 5 cm).
  • Kecamatan Bekasi Barat: Perumnas RW 006 (± 70–80 cm), Perumahan Duta Kranji (± 10–70 cm), Perumahan Mas Naga, Kelurahan Bintara (± 20–100 cm).
  • Kecamatan Bekasi Timur: Jl. Maluku Raya Perumahan 3, Kelurahan Aren Jaya (ada evakuasi lansia).
  • Kecamatan Medan Satria: Jl. Alamanda Indah II RT 015 RW 017, Kel. Pejuang (30–70 cm), RT 003 RW 005, Kel. Pekayon Jaya (Atap Rumah Roboh).

BPBD Kota Bekasi telah menyediakan tempat pengungsian dan mendistribusikan logistik di tiga titik untuk warga yang terdampak banjir.

Advertisement

“Secara umum, kondisi genangan masih terjadi di beberapa titik dengan ketinggian bervariasi. BPBD Kota Bekasi terus melakukan pemantauan dan penanganan secara intensif serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk percepatan penanganan dan keselamatan masyarakat,” demikian bunyi laporan BPBD Kota Bekasi.

Advertisement