Mantan bek legendaris Chelsea, Marcel Desailly, menyuarakan keraguan mengenai masa depan Cole Palmer di Stamford Bridge. Desailly berpendapat bahwa Palmer bisa saja memutuskan untuk meminta dijual jika Chelsea tidak menunjukkan progres signifikan dalam perburuan gelar Premier League dalam dua musim ke depan.
Palmer Jadi Kunci Sejak Bergabung
Cole Palmer menjelma menjadi pemain krusial bagi The Blues sejak didatangkan dari Manchester City pada bursa transfer musim panas 2023. Kontribusinya sangat signifikan, dengan mencatatkan 48 gol dan 29 assist. Berkat performa gemilangnya, Chelsea berhasil meraih trofi Conference League dan Piala Dunia Antarklub pada tahun lalu, serta kembali menunjukkan daya saing di kompetisi domestik.
Meskipun demikian, Chelsea masih belum mampu bersaing secara konsisten di Premier League. Pencapaian terbaik mereka di liga musim 2024/2025 hanyalah finis di peringkat keempat. Musim ini, performa tim juga belum memuaskan, terbukti dengan posisi keenam klasemen sementara setelah melakoni 22 pertandingan.
Rumor Kepulangan ke Manchester City dan Keraguan Desailly
Belakangan ini, muncul rumor yang mengaitkan Cole Palmer dengan kemungkinan kembali ke Manchester City. Spekulasi ini semakin menguat dengan adanya kabar bahwa Enzo Maresca akan menggantikan Pep Guardiola di kursi kepelatihan City, yang berpotensi membuka pintu kepulangan bagi Palmer. Meskipun Palmer masih terikat kontrak dengan Chelsea hingga 2033, Desailly melihat dua musim mendatang sebagai periode krusial yang akan menentukan kelanjutan kariernya.
“Apabila Cole Palmer memutuskan pindah dari Chelsea, maka itu adalah urusan dia. Namun, saya cuma ingin dia agar menghormati klub, karena mereka lah yang memberi dia kesempatan jadi pemain seperti sekarang,” ujar Desailly.
Desailly menambahkan bahwa ia akan sangat senang jika Palmer memilih untuk bertahan di Stamford Bridge. Ia mengakui peran kunci yang dimainkan Palmer dalam tim, meskipun pelatih baru, Enzo Maresca, kerap memainkannya di berbagai posisi. Desailly percaya Palmer mendambakan stabilitas yang lebih besar dan sebuah sistem permainan yang dirancang khusus untuknya, namun ia juga menekankan pentingnya Palmer untuk pulih sepenuhnya dari cedera pangkal paha.
“Pertanyaannya adalah apakah dia merasa Chelsea akan juara Premier League dalam dua musim ke depan. Jika dia tidak merasa demikian, saya yakin dia akan meminta dijual ke sebuah klub yang akan membangun sebuah sistem permainan untuk dia,” jelas Desailly.
Mantan bek asal Prancis itu menutup pandangannya dengan menekankan prioritas Palmer saat ini.
“Untuk sekarang, bagaimanapun, dia perlu kembali ke performa terbaiknya dulu di Chelsea untuk membantu mereka dan manajer baru mereka melalui periode ini,” pungkas Desailly.
Sebelumnya, beredar video yang menunjukkan Cole Palmer tampak bingung melihat Donald Trump ikut merayakan gol bersama pemain Chelsea.






