Berita

Banjir Landa 13 Desa di Pasuruan, Ribuan Keluarga Terdampak Luapan Air

Advertisement

Pasuruan, Jawa Timur – Banjir melanda 13 desa di Kabupaten Pasuruan sejak Selasa sore kemarin, menyebabkan ribuan keluarga terdampak luapan air. Ketinggian air di sejumlah wilayah bervariasi.

Situasi Terkini Banjir

Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, menyatakan bahwa meskipun sebagian desa telah terbebas dari genangan, masih ada belasan desa di tiga kecamatan yang terendam banjir pada Rabu (21/1/2026) pagi. Ketiga kecamatan tersebut adalah Winongan, Grati, dan Rejoso.

“Sebagian desa, banjir sudah surut, masih ada belasan desa di tiga kecamatan, yakni Winongan, Grati, dan Rejoso, yang masih banjir pagi ini,” kata Sugeng Hariyadi, dilansir dari detikJatim.

Rincian Wilayah Terdampak

Di Kecamatan Winongan, delapan desa masih terendam banjir dengan ketinggian air berkisar antara 30 hingga 80 sentimeter. Desa-desa yang terdampak meliputi Prodo, Winongan Kidul, Winongan Lor, Bandaran, Lebak, Sidepan, Penataan, dan Menyarik. “Banjir di desa-desa yang ada di Kecamatan Winongan masih antara 30-80 sentimeter. Ribuan keluarga terdampak,” terang Sugeng.

Advertisement

Sementara itu, di Kecamatan Grati, banjir masih merendam Desa Kedawungkulon dan Kedawungwetan dengan ketinggian air serupa, yaitu 30-80 sentimeter.

Kondisi serupa juga terjadi di Kecamatan Rejoso, di mana banjir belum surut di Desa Toyaning, Rejoso Lor, dan Kawisrejo. Ketinggian air di beberapa titik bahkan mencapai 70 sentimeter.

Sugeng juga melaporkan bahwa banjir di Desa Sekarputih, Ranggeh, Pekanggkuran, Kelurahan Gondangwetan, Kecamatan Gondangwetan, serta Desa Sruwi, Kecamatan Winongan, telah berangsur surut.

Advertisement