Berita

Banjir Kelapa Gading: 201 Warga Mengungsi, Prioritas Lansia dan Balita

Advertisement

Jakarta – Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta Utara menyebabkan banjir melanda sejumlah titik di Kecamatan Kelapa Gading. Akibatnya, sebanyak 201 warga RW 03 Kelurahan Pegangsaan Dua terpaksa mengungsi dari kediaman mereka.

Lokasi Pengungsian dan Data Pengungsi

Lurah Pegangsaan Dua, Sarmudi, menjelaskan bahwa para pengungsi tersebar di beberapa lokasi yang dijadikan tempat penampungan sementara. Lokasi tersebut meliputi Masjid At-Taqwa RT 003/03, Masjid Al-Husnah RT 004/03, Gardu FBR, Mushola Darul Mukmin RT 005/03, dan Masjid Jami Albahriyah RT 006/03. Sementara itu, RT 007/03 dilaporkan tidak ada warga yang mengungsi.

Dari total 201 pengungsi, perhatian khusus diberikan kepada 19 lansia dan 37 balita serta anak-anak. Mereka ditampung bersama kepala rumah tangga, ibu rumah tangga, dan warga dewasa lainnya dalam kondisi yang masih terbatas.

Upaya Penanganan dan Kebutuhan Mendesak

Pihak kelurahan, bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kecamatan, dan Suku Dinas Sosial Kota Administrasi Jakarta Utara, terus berupaya memastikan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi. Pendataan warga terdampak masih terus dilakukan.

Advertisement

“Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait agar bantuan dapat segera disalurkan sesuai kebutuhan,” ujar Sarmudi. Ia menambahkan bahwa saat ini kebutuhan mendesak yang diperlukan meliputi popok dewasa dan balita, selimut, susu untuk anak, perlak, biskuit, serta perlengkapan kebersihan dan kesehatan seperti sabun dan minyak kayu putih.

Sarmudi berharap dukungan dari berbagai pihak dapat segera terpenuhi, terutama untuk lansia dan anak-anak. “Semangat gotong royong menjadi kekuatan dalam situasi seperti ini,” katanya.

Advertisement