Jakarta – Genangan banjir yang merendam Jalan Jembatan Tiga, Jakarta Utara, sejak Senin pagi, kini dilaporkan mulai surut. Kondisi ini memungkinkan kendaraan untuk kembali melintasi kawasan tersebut.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin, 13 Januari 2026, sekitar pukul 15.30 WIB, ketinggian air banjir dilaporkan hanya tersisa sekitar 10 sentimeter. Jalan Jembatan Tiga kini dapat dilalui oleh kendaraan dari kedua arah, baik menuju Pluit maupun Jembatan Besi.
Di arah menuju Jembatan Besi, banjir dilaporkan tidak lagi menggenang setelah melewati persimpangan menuju Tol Pelabuhan. Kondisi serupa juga terlihat di Jalan Jembatan Tiga Raya, di mana genangan air menghilang setelah melewati persimpangan tersebut.
Salah seorang warga, Rudi, menjelaskan bahwa banjir mulai terjadi sejak pagi hari. Menurut keterangannya, ketinggian air mulai meningkat signifikan sekitar pukul 09.00 WIB.
“Hujannya kan dari pagi, tuh, nggak berhenti-berhenti. Hujan mulai naik banjirnya tuh dari jam sembilanan lah,” ujar Rudi.
Rudi menambahkan bahwa banjir mencapai puncaknya sekitar pukul 10.30 WIB, dengan ketinggian air sempat mencapai paha orang dewasa.
“Tadi paling tinggi segini nih. Se-atas paha ya. Di atas lutut, di atas lutut dewasa. Ini tadi nih, jam setengah 11,” tuturnya.
Sebelumnya, banjir juga sempat merendam Jalan Gunung Sahari, menyebabkan sejumlah motor warga mogok.






