Berita

Banjir Jakarta Utara: Tukang Bengkel Raup Untung dari Motor Mogok Akibat Genangan Air

Advertisement

JAKARTA, 13 Januari 2026 – Banjir yang melanda kawasan Jalan Jembatan Tiga, Jakarta Utara, pada Senin (12/1/2026) kemarin, ternyata membawa berkah tersendiri bagi sebagian pelaku usaha. Salah satunya adalah bengkel motor yang beroperasi di Jalan Tanah Merah, Jakarta Utara.

Omzet Bengkel Meningkat Drastis

Rian, pemilik salah satu bengkel motor di kawasan tersebut, mengaku mengalami peningkatan pesanan servis yang signifikan akibat banjir. Ia memperkirakan setidaknya ada 20 unit motor yang masuk untuk diservis pada hari itu. “Alhamdulillah lumayan lah, 20 motor ada kali tadi ganti busi sama oli,” ujar Rian saat ditemui di bengkelnya, Senin (12/1/2026).

Menurut Rian, jumlah ini jauh melampaui hari-hari biasa. Biasanya, bengkelnya hanya melayani sekitar 5-6 motor per hari, yang sebagian besar merupakan pelanggan tetap. “Lumayan sih, apalagi kalau langganan masuk semua. Orang-orang lewat 5–6 juga udah alhamdulillah,” katanya.

Keluhan Umum Pelanggan Akibat Banjir

Rian menjelaskan bahwa keluhan utama yang sering ia terima dari para pelanggan yang motornya terendam banjir adalah masuknya air ke bagian vital kendaraan. “Knalpot, busi, oli kemasukan air ya. Kayak ini kan mati, kan olinya banyak ini juga (air),” jelasnya.

Advertisement

Tarif Servis Khusus Banjir

Untuk penanganan motor yang terdampak banjir, Rian mematok tarif servis sebesar Rp 50 ribu. Tarif ini sedikit lebih tinggi dibandingkan servis biasa yang hanya Rp 40 ribu. Ia beralasan bahwa penanganan ekstra diperlukan untuk mengatasi masalah yang lebih kompleks akibat genangan air.

“Servis biasa itu Rp 40 ribu. Biasa semua itu. Tapi kalau yang angel kayak tadi, ya udah lah kita kasih lebih dikit paling. Jangan sampai mekanik harganya segini kita dapet segini. Tadi Rp 50 ribu aja nggak apa-apa busi sama knalpot. Busi pakai yang Rp 30 ribu, ya udah (tambah) Rp 20 ribu aja,” terangnya.

Advertisement