Berita

Banjir dan Longsor Bogor: Kemensos Kirim Bantuan Logistik untuk 1.485 Jiwa Terdampak

Advertisement

Bogor – Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat mengirimkan bantuan logistik untuk warga terdampak banjir, longsor, dan angin kencang di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Bantuan didistribusikan dari Gudang Induk Bekasi dengan koordinasi lintas pihak untuk mempercepat penanganan bencana.

“Barang dikirim dari Gudang Induk Bekasi ke Kabupaten Bogor. Kita terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat distribusi bantuan,” ujar Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, dalam keterangan tertulisnya pada Minggu (25/1/2026).

Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor pada Jumat (23/1) lalu menyebabkan sungai meluap. Peristiwa ini merendam sejumlah kecamatan dan memicu longsor di 33 titik. Ketinggian air dilaporkan bervariasi antara 10 hingga 60 sentimeter.

Wilayah Terdampak

Dua lokasi utama terdampak banjir adalah Desa Cibunar di Kecamatan Parung Panjang, serta Kampung Temanggungan RW 03 di Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin. Sementara itu, longsor dilaporkan terjadi di beberapa kecamatan, meliputi Kecamatan Tenjo, Caringin, Cigombong, dan Megamendung.

Angin kencang juga turut melanda beberapa titik, termasuk Kecamatan Ciomas, Kecamatan Ciawi, Kecamatan Gunung Putri, dan Kecamatan Bojonggede. Bencana gabungan ini berdampak pada 1.485 jiwa, dengan 121 orang terpaksa mengungsi.

Advertisement

Kerusakan dan Korban

Data sementara mencatat adanya 43 rumah rusak berat, 79 rumah rusak sedang, dan 75 rumah rusak ringan. Syukurlah, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat peristiwa ini.

Rincian Bantuan Kemensos

Adapun bantuan yang dikirimkan oleh Kementerian Sosial meliputi:

  • 500 paket makanan dan lauk siap saji
  • 150 selimut
  • 150 kasur
  • 100 paket kidsware
  • 150 paket family kit
  • 100 tenda gulung
  • 20 tenda keluarga

“Upaya yang telah dilakukan, asesmen serta kajian cepat terkait kebutuhan warga terdampak di masing-masing lokasi kejadian hingga evakuasi warga yang terdampak ke lokasi pengungsian yang telah disiapkan, juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Gus Ipul.

Hingga berita ini diturunkan, banjir di beberapa wilayah mulai surut. Namun, genangan air masih menyisakan ketinggian muka air sekitar 10-30 sentimeter di pemukiman warga.

Advertisement