Berita

Banjir Cilandak Timur Surut ke 65 Cm, BPBD DKI Siapkan Dua Skema Penanganan

Advertisement

JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan ketinggian banjir di Jalan NIS, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, telah berangsur surut menjadi 65 sentimeter (cm) pada Senin (12/1/2026) siang. Sebelumnya, ketinggian air di wilayah tersebut sempat mencapai hampir satu meter.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa penurunan ketinggian air ini terjadi meskipun hujan kembali mengguyur kawasan tersebut. “Sudah turun ke 65 cm di jam 11.00 WIB, tapi sama-sama kita saksikan bahwa ini hujannya turun lagi. Ini mungkin mengakibatkan fluktuasi kenaikan air di kalinya ini cukup variatif sehingga menimbulkan genangan agak lama untuk surutnya, ya,” ujar Yohan di lokasi banjir, Senin.

Yohan menambahkan, BPBD DKI telah menyiapkan dua skema penanganan banjir, yaitu secara struktural dan non-struktural. Skema struktural berfokus pada penguatan kolaborasi dan komunikasi antarpihak agar respons penanganan dapat dilakukan secara cepat. Sementara itu, skema non-struktural melibatkan seluruh dinas di bawah naungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk turut berperan aktif dalam penanganan banjir.

“Dinas Sumber Daya Air itu ada sekitar 600 pompa yang disiagakan, dan Dinas Gulkarmat (Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan), jika kita di lokasi kekurangan pompa, mobil pemadam itu bisa difungsikan untuk bantu penyedotan apabila dirasakan perlu,” jelas Yohan.

Advertisement

Ia meyakini bahwa upaya kerja sama yang terintegrasi dari perencanaan hingga eksekusi ini akan mempercepat penanganan banjir di ibu kota. Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta mencatat hingga Senin siang, terdapat 22 rukun tetangga (RT) dan 33 ruas jalan di Jakarta yang terendam banjir akibat curah hujan tinggi.

Ketinggian banjir di Jalan NIS, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, dilaporkan mencapai 95 cm pada Senin pagi pukul 09.00 WIB. Ketinggian air ini meningkat dari kondisi awal pukul 07.45 WIB yang tercatat 20 cm. Ketinggian banjir di wilayah lain juga dilaporkan naik, seperti di RT 09 RW 03 mencapai 50 cm dan RT 13 RW 01 mencapai 40 cm.

Banjir di Jalan NIS diduga dipicu oleh hujan intensitas lebat di wilayah hulu yang menyebabkan Kali Krukut meluap. Data yang dihimpun menunjukkan dampak banjir dirasakan oleh 99 kepala keluarga (KK) atau 326 jiwa di RT 09 RW 03, 149 KK atau 476 jiwa di RT 03 RW 03, dan 45 KK atau 105 jiwa di RT 13 RW 01.

Advertisement