Berita

Banjir Bandang Terjang Wisata Guci Tegal, Kolam Hancur dan Tiga Jembatan Putus

Advertisement

Kawasan wisata alam Guci di Kabupaten Tegal kembali dilanda banjir bandang pada Jumat (23/1/2026) sore. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan parah pada fasilitas wisata, termasuk hancurnya kolam air panas dan putusnya tiga jembatan.

Kerusakan Fasilitas Wisata

Banjir bandang yang berasal dari Kali Gung dilaporkan meratakan Pancuran 13 dengan tanah. Selain itu, jembatan besar di lokasi tersebut juga roboh. Fasilitas lain seperti Pancuran Barokah dan Pancuran Lima juga mengalami kerusakan parah, bahkan hanyut tersapu arus.

“Banjir bandang Kali Gung menyebabkan Pancuran 13 rata dengan tanah, jembatan besar juga roboh. Pancuran Barokah juga sudah rata tanah, Pancuran Lima juga sama. Jembatan gantung di pancuran lima juga sudah hanyut. Satu alat berat beko di pancuran 13 juga hanyut,” ujar Satgas Penanggulangan Bencana BPBD Kabupaten Tegal, M Wisnu Imam, Sabtu (24/1/2026).

Kronologi Kejadian

Menurut Taufiq, warga RT 04, RW 02 Desa Guci, debit air Kali Gung meningkat drastis secara tiba-tiba pada Jumat (23/1/2026) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Peningkatan debit air ini didahului oleh suara gemuruh dari arah hulu sungai.

Advertisement

“Awalnya hanya hujan deras. Namun tiba-tiba terdengar suara gemuruh. Air langsung datang besar dan keruh,” tutur Taufiq.

Pada pukul 02.00 WIB dini hari tadi, tinggi air dilaporkan mencapai sekitar tujuh meter. Arus deras yang bercampur lumpur dan pasir tidak mampu ditahan oleh jembatan, menyebabkan tiga jembatan di kawasan wisata tersebut putus.

“Air naik sangat cepat. Jembatan yang biasa dilewati wisatawan tidak kuat menahan hantaman air yang membawa material lumpur dan pasir,” jelas Taufiq.

Advertisement