Banjir dengan ketinggian air mencapai 1 meter melanda sejumlah desa di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Peristiwa ini terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore kemarin.
Dampak Banjir
Kepala Pelaksana BPBD Probolinggo, Oemar Sjarief, menjelaskan bahwa hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat terjadi pada pukul 15.00 WIB hingga petang. Hal ini menyebabkan debit air sungai naik dan meluap ke pemukiman warga.
“Hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat terjadi pada pukul 15.00 WIB hingga petang, sehingga mengakibatkan debit air sungai naik dan menggenang ke pemukiman warga setinggi pinggang orang dewasa,” kata Oemar Sjarief.
Banjir menggenangi rumah warga di tiga desa, yaitu Desa Lemahkembar, Banjarsari, dan Ambulu. Data sementara mencatat 32 rumah terdampak, namun pendataan masih terus dilakukan.
Respons Cepat BPBD
BPBD Kabupaten Probolinggo bersama instansi terkait segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan asesmen dan memberikan bantuan kepada warga yang terdampak.
“Kami bergerak cepat untuk menangani banjir yang melanda Kecamatan Sumberasih, sehingga diharapkan bisa segera surut,” ujar Oemar Sjarief.
Akses Jalan Terputus
Selain merendam pemukiman, hujan deras juga menyebabkan jalan Desa Kedungdalem-Desa Dringu tergenang banjir. Khususnya di area Dusun Krajan Bandaran hingga depan Balai Desa Dringu, akses terputus bagi kendaraan roda empat maupun roda dua.
“Jalan Desa Kedungdalem-Desa Dringu, khususnya area Dusun Krajan Bandaran sampai depan Balai Desa Dringu, saat ini tidak dapat dilalui oleh kendaraan bermotor akibat genangan air yang dapat mematikan mesin kendaraan roda dua,” jelasnya.
Oemar mengimbau pengendara untuk sementara waktu tidak melintas di area tersebut dan menggunakan jalur alternatif yang tidak tergenang hingga kondisi jalan kembali normal.






